Solidarity Actions of the Community of Sant'Egidio are made thanks to volunteer work and are financed by collections, contributes, donations, both public and private. 

Everyone can help:


Money Transfer



Click here to learn more and to donate
change language
anda berada di: home newsletterlink

Dukungan masyarakat

 

Ecumenical prayer in memory of the witnesses of the faith of our time

In the heart of the Holy Week we remember those that gave their lives for the Gospel. On 15/04 Card. P.Parolin will preside over in Rome, Santa Maria in Trastevere. All appointments
17/04/2014
Holy Thursday

Doa harian


Le parole di Papa Francesco
archive


Summer of solidarity
News from Italy and from the world


Writing to a person sentenced to death
Many good reasons to become pen-pals




Benedict XVI and the Community
Meetings and audiences


BERITA UTAMA Arsip Berita
| WÜRZBURG, JERMAN

Dapur umum baru, jaringan solidaritas dan ruang untuk kenangan


Menanggapi peningkatan tuna wisma yang tinggi di kota-kota di Jerman

Jumlah orang yang tinggal di jalanan meningkat secara drastis di Jerman. Komunitas Sant’Egidio selama bertahun-tahun berada disebelah orang-orang ini melalui karya solidaritas dan persahabatan di beberapa kota di Jerman. Di Munich, berawal dari makan malam di sekeliling stasiun pusat dan tempat lain, pemberian makan kini telah berjalan selama satu tahun di paroki St. Silvester, dimana Komunitas berkumpul untuk doa malam. Di Wurzburg, yang kini telah berlangsung beberapa tahun, pemberian makan di daerah Zellerau telah menjadi titik terang bagi banyak orang miskin.

Penyakit dan kematian banyak kaum tuna wisma merupakan permohonan pengampunan dan penghiburan bagi yang sering tidak mendapat perhatian. Di kota besar layaknya Berlin, Hamburg dan Munich hampir 50% rakyat dimakamkan tanpa diketahui identitasnya. Nama mereka tidak diketahui lagi dan tak seorangpun ada saat pemakaman.

Liturgi mengenang orang yang meninggal di jalanan dan dalam kesunyian memiliki riwayat panjang, mulai dari Roma, dari momen mengenang Modesta Valentini, wanita tuna wisma, yang ditinggalkan dalam penderitaan berjam-jam di stasiun pusat kota Roma di tengah pengabaian masyarakat umum.

Di Wurzburg, pada 18 Maret, termasuk tahun ini juga, perayaan gerejawi diadakan di pusat kota Marienkapelle, mereka mengenang ratusan nama sahabat-sahabat tuna wisma. Sejak kematian Fritz Werner Marschner di tahun 1989, seorang tuna wisma yang cukup dikenal di kota tersebut, Komunitas telah memberikan aksi setiap tahun terhadap peringatan gerejawi ini yang diikuti oleh banyak orang.

Di tengah makam Wurzburg, Komunitas dengan bantuan organisasi Kristiani lainnya telah mendirikan kapel dimana orang miskin telah dimakamkan bertahun- tahun, atau sebaliknya akan dimakamkan di pemakaman massaldengan tanpa diketahui identitasnya.

 

 

 

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID

Dukacita atas wafatnya Ignatius Zakka I Iwas, Patriakh Gereja Ortodoks Siria di Siria


Sambutan Andrea Riccardi

Atas berita meninggalnya Ignatius Zakka I Iwas, patriakh Gereja Ortodoks Siria, Andrea Riccardi mengatakan:

“Saya atas nama seluruh Komunitas Sant’Egidio menyampaikan turut berdukacita atas meninggalnya Ignatius Zakka I Iwas, patriakh Gereja Ortodoks Siria, satu dari Gereja Kristiani tertua. Patriakh Zakka I, yang sangat saya kenal betul merupakan seorang tokoh dialog dan pertemuan, lemah lembut dan terbuka dalam mencari hal- hal yang menyatukan, peduli atas perdamaian dan persatuan di antara Gereja-Gereja Kristiani dan ia percaya dengan teguh dalam misi agama yang besar, yang ia anggap sebagai ‘kesadaran dunia’ untuk perdamaian dan persatuan umat manusia.

Zakka I telah berpartisipasi bertahun-tahun dalam Doa Damai melalui Semangat Assisi yang diorganisir oleh Komunitas Sant’Egidio. Secara khusus, saya mengingatnya sewaktu di Milan tahun 1993, pada pertemuan Doa damai yang diorganisir Komunitas Sant’Egidio bersama dengan Kardinal Martini, (seperti yang ada di gambar) ketika ia mengatakan selama khotbahnya di Katedral saat awal pertemuan: “pengikut agama besar harus bekerja sama demi keadilan dan belas kasih supaya membuat umat manusia berbahagia”.

Bersama dengan dia, umat Gereja Ortodoks Siria mengalami perang dan kekerasan yang berlanjut di Siria yang mana Uskup Aleppo, Mar Gregorius Ibrahim diculik bulan April kemarin, juga telah kehilangan sosok bapa yang bijaksana dan seorang pemimpin yang bersemangat”.

Komunitas Sant’Egidio bergabung dalam persaudaraan dalam duka dan doa bagi umat Gereja Ortodoks Siria atas meninggalnya patriakh Gereja mereka.

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
| KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru


kekeringan tidak lagi sekedar berita namun telah menjadi masalah serius, dan persediaan air tetap menjadi prioritas penduduk daerah bagian barat Kenya

Ada sukacita besar sabtu kemarin di Timur Pokot, atas pembukaan dua sumur bor di Ndonyosaz, daerah semi padang pasir yang sering dilanda kekeringan dan didiami oleh populasi penduduk yang suka berpindah-pindah.

Penduduk lokal bersama dengan delegasi Komunitas Sant’Egidio merayakan hadiah berkat ini yang tanggap akan kebutuhan serius di daerah tersebut.

Persedian air ini merupakan bagian program besar Komunitas memerangi kelaparan, perjuangan yang telah berlangsung sejak hampir tiga tahun disini dan di berbagai daerah di Negara tersebut: dalam waktu yang singkat daerah ini akan memiliki tiga sumur bor yang melayani sekitar 10.000 orang. Hingga saat ini, di sepanjang tahun, mereka hanya mengandalkan satu sumut bor saja, dengan hanya air berlumpur yang mereka dapat gali dari keringnya sungai musiman tersebut.

Sumur bor tersebut dilengkapi dengan alat penyaringan untuk memisahkan gas berbahaya, zat asam dari daerah setempat. Khususnya perempuan dan anak-anak yang berlomba mendekat ke sumur bor baru serta bernyanyi lagu pesta dan sukacita bersama dengan sahabat-sahabat mereka dari Komunitas Sant’Egidio Nakuru.

 

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
| SHKODER, ALBANIA

“Menghidupi masa tua bersama keluarga”


Konferensi yang diorganisir Komunitas Sant’Egidio Scutari bersama Kementerian Sosial Albania.

Pada 12 Maret, konferensi “Menghidupi masa tua bersama keluarga” yang diorganisir Komunitas Sant’Egidio Scutari, diselenggarakan bersama dengan Kementerian Sosial Albania. Lebih dari seratus orang terdiri dari kaum muda, pekerja sosial, kaum religius serta anggota masyarakat sipil, berpartisipasi dalam studi sehari dan pengamatan situasi kaum lansia di negara tersebut.

“Sangatlah penting -  seperti yang ditekankan Komunitas Sant’Egidio - untuk tinggal bersama keluarga saat usia tua, daripada di panti lansia; dimana kesunyiaan dan kondisi kehidupan yang sulit membuat banyak kehidupan orang menjadi berat dan menyedihkan”. Komunitas mengundang semua pihak untuk merancang kebijakan sosial bagi kaum lansia di panti lansia agar dapat membantu kaum lansia tersebut, sehingga dapat tercermin dalam persahabatan antara kaum muda dan tua, seperti yang disebutkan oleh Paus Fransiskus berkali- kali, “suatu jalan membangun kota yang lebih manusiawi dan terbuka”. Bardhok, seorang dari 69 kaum lansia yang tinggal di panti lansia kota itu berterima kasih kepada kaum muda Komunitas Sant’Egidio “atas persahabatan mereka yang berbuah selama bertahun-tahun, telah menjadi keluarga bagi yang ditinggalkan”. Mgr. Angelo Massafra, uskup dari Keuskupan Agung Shkoder-Pult, menekankan dasar persekutuan ini bermurah hati dalam kehidupan.

Sebagai lembaga alternatif bagi kaum lansia, Komunitas Sant’Egidio menghadirkan berbagai pengalaman di rumah perawatan, diselenggarakan bersama pejabat lokal yang berwenang, dan rumah keluarga di Roma, Milan dan kota-kota Eropa lainnya. Menteri Urusan Sosial, mengenalkan nilai pengajuan ini, berkomitmen “meletakkan kaum lansia - yang saat ini ada antara 8-9 % dari populasi Albania - menjadi pusat kebijakan sosial di tahun 2014, yang menjadi Tahun Keluarga”.

 

 

 

 

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
| MEXICO CITY, MEKSIKO

“Ada kebutuhan untuk memerankan pandangan keibuan atas kemiskinan kota- kota besar Mexico”


Andrea Riccardi menemui Komunitas Sant’Egidio di Mexico

Pada hari Minggu tanggal 9 Maret di kota Mexico, berlangsung pertemuan antara Andrea Riccardi dengan Komunitas Sant’Egidio dari berbagai bagian kota Mexico dan Puebla.

Dalam pidatonya, Andrea Riccardi mengingatkan bahwa setiap orang merupakan murid seumur hidupnya dan bahwa Maria lah yang menjadi murid pertama: “Dialah yang mengingatkan bahwa Gereja merupakan milik orang miskin dan rendah hati, serta mengungkapkan bahwa menjadi seorang Kristiani berarti menjadi ibu”.

Banyak yang menanggapi undangan ini, memberikan kesaksian atas kebutuhan suatu pandangan keibuan dalam kehidupan kota- kota besar Mexico, bagi anak- anak jalanan, kaum lansia dan banyak kaum muda yang tengah mencari jati diri.

 

 

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
| HAVANA, KUBA

Andrea Riccardi mengunjungi Komunitas Sant’Egidio Kuba


Berkumpul bersama di Rumah Damai Komunitas Sant’Egidio di kota Havana dan di Gereja Santa Maria Montserrat

Banyak orang berkumpul pada kesempatan kunjungan Andrea Riccardi ke Kuba di Rumah Damai Komunitas, tempat pertemuan komitmen solidaritas Komunitas Sant’Egidio di jantung kota Havana.

Kaum muda, remaja dan mahasiswa disatukan oleh panti lansia Asilo, rumah perawatan di kota dimana Komunitas Sant’Egidio telah ditempa kedalam suatu persahabatan yang kuat bersama kaum lansia selama bertahun- tahun, dan telah menciptakan suasana solidaritas yang kokoh diantara mereka.

Perayaan dilanjutkan dengan liturgi ekaristi di paroki, yang dipusatkan di Santa Maria Monserrat, (lihat foto dibawah) yang mana Frederic Comalat menjabat sebagai pastor paroki.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
| ROMA, ITALIA

Kota yang lebih baik menjadi perhatian bagi generasi mendatang. Plakat peringatan Modesta Valentini, seorang wanita tuna wisma


Diresmikan di Stasiun Termini Roma oleh Walikota Ignazio Marino, Marco Impagliazzo, Presiden Komunitas Sant’Egidio, Mgr.Matthew Zuppi serta Mauro Moretti, Pejabat Kepala Eksekutif FSI

La Targa in memoria di Modesta Valenti, donna senza dimoraMulai hari ini di rel kereta 1 Stasiun Termini telah ada plakat marmer peringatan yang akan membantu kota Roma menjadi lebih peduli akan generasi mendatang, khususnya bagi yang hidup dipinggiran. Plakat ini didedikasikan bagi Modesta Valenti, wanita tua tuna wisma yang meninggal pada 31 Januari, 1983 dengan keadaan yang menyedihkan, ditempat dimana ia mencari perlindungan untuk tidur pada malam hari setelah ditolak akibat kondisinya yang kotor.

Beberapa tahun belakangan ini, Modesta Valentini telah menjadi tanda bagi orang- orang yang kehilangan kehidupan akibat kemiskinan dan juga ketidakpedulian maupun ketidaktoleranan yang mengelilingi mereka; namun bersama kenangan akan dia, serta melalui usaha-usaha Komunitas Sant'Egidio kelompok serta asosiasi lain yang membantu perkembangan harapan menjadi kerangka solidaritas kini telah berkembang memberi pertolongan dan berbagai kemungkinan pemahaman bagi banyak orang tertindas. "Modesta meninggal karena ia dianggap sebagai orang yang terbuang- kata Presiden Komunitas Sant’Egidio Marco Impagliazzo selama upacara peringatan - namun sekarang kenangan akannya telah beralih dari kondisi yang terbuang menjadi seseorang yang dipilih, semua tuna wisma yang meninggal beberapa tahun belakangan ini juga dipilih bersama dengannya, orang-orang yang sejarahnya tertulis dalam sejarah kota Roma, yang kenangan mereka telah berada di jantung kota meningkat beberapa tahun belakangan ini".

la targa in memoria di Modesta Valenti, donna senza dimoraPeresmian plakat, bersama dengan Marco Impagliazzo juga dihadiri oleh walikota Ignazio Marino, Presiden Italian Ferrovie dello Stato group Mauro Moretti, mewakili uskup Roma Matthew Zuppi dan Konselor kebijakan sosial Rita Cutini. Marino mengingatkan bahwa "Roma melewati banyak rintangan termasuk masalah ekonomi, namun harus tetap menemukan suatu roh dan itu dapat ditemukan lewat solidaritas, karena masalah ekonomi memang penting apabila berpusat pada pelayanan manusia. Globalisasi ketidakpedulian membunuh Modesta Valentini di tahun 1983, namun saat ini Roma telah berada di sisi lain yang berbeda".

Mons. Zuppi mengatakan bahwa plakat tersebut adalah untuk memperingati kisah korban yang telah menjadi tanda, tetapi juga mengatakan bahwa banyak orang yang saat ini tengah meminta untuk dapat diterima dan dibantu bukan hanya sebagai simbol namun sebagai manusia seutuhnya yang hidup dijalanan dan sedang mengetuk pintu rumah kita. Dan Pejabat kepala eksekutif Perkereta apian Moretti mengatakannya sebagai suatu “monumen bagi tuna wisma yang tidak dikenal”, tanda penglihatan bagi yang “tidak kelihatan” yang hidup dipinggiran stasiun dan menemukan tempat berlindung disana.


La targa in memoria di Modesta Valenti, donna senza dimora

 

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID

BERITA LAINNYA Arsip Berita
GEOGRAFIS DAERAH
EROPA • AFRIKA • ASIA • AMERIKA
world map
24 Maret 2014
WÜRZBURG, JERMAN

Dapur umum baru, jaringan solidaritas dan ruang untuk kenangan


Menanggapi peningkatan tuna wisma yang tinggi di kota-kota di Jerman
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
22 Maret 2014

Dukacita atas wafatnya Ignatius Zakka I Iwas, Patriakh Gereja Ortodoks Siria di Siria


Sambutan Andrea Riccardi
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
19 Maret 2014
ALEPPO, SURIAH

Ungkapan syukur umat Kristiani Aleppo atas solidaritas Komunitas


Uskup agung Mgr. Boutros Marayati berbicara tentang hal tersebut lewat sebuah surat kepada Komunitas Sant’Egidio
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
17 Maret 2014
KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru


kekeringan tidak lagi sekedar berita namun telah menjadi masalah serius, dan persediaan air tetap menjadi prioritas penduduk daerah bagian barat Kenya
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
17 Maret 2014
SHKODER, ALBANIA

“Menghidupi masa tua bersama keluarga”


Konferensi yang diorganisir Komunitas Sant’Egidio Scutari bersama Kementerian Sosial Albania.
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
12 Maret 2014
MEXICO CITY, MEKSIKO

“Ada kebutuhan untuk memerankan pandangan keibuan atas kemiskinan kota- kota besar Mexico”


Andrea Riccardi menemui Komunitas Sant’Egidio di Mexico
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
10 Maret 2014
HAVANA, KUBA

Andrea Riccardi mengunjungi Komunitas Sant’Egidio Kuba


Berkumpul bersama di Rumah Damai Komunitas Sant’Egidio di kota Havana dan di Gereja Santa Maria Montserrat
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
10 Maret 2014
ROMA, ITALIA

Kota yang lebih baik menjadi perhatian bagi generasi mendatang. Plakat peringatan Modesta Valentini, seorang wanita tuna wisma


Diresmikan di Stasiun Termini Roma oleh Walikota Ignazio Marino, Marco Impagliazzo, Presiden Komunitas Sant’Egidio, Mgr.Matthew Zuppi serta Mauro Moretti, Pejabat Kepala Eksekutif FSI
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
3 Maret 2014
CATANIA, ITALIA

Imigrasi, Integrasi, Kaum Muda, Paus Fransiskus: didiskusikan bersama Andrea Riccardi


Pendiri Komunitas Sant’Egidio, dalam kunjungan ke kota Sisilia, menerima penghargaan “Silver Elephant” atas solidaritas khususnya terhadap para imigran, menemui kaum muda serta bersama dengan Uskup Mgr. Raspanti mempresentasikan buku “The Surprise of Pope Francis”.
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
15 Februari 2014
YOGYAKARTA, INDONESIA

Indonesia: Komunitas Sant’Egidio bersama penghuni Lembaga Pemasyarakatan Cebongan di Yogyakarta


Liturgi Ekaristi dan makan siang bersama: tanda persahabatan yang mengatasi rintangan
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
12 Februari 2014
ROMA, ITALIA

Kolombia, negosiasi damai berada di titik temu


Seruan Komunitas Sant’Egidio “Berdamai Sekarang”, ditandatangani oleh tokoh- tokoh internasional, mendorong pemerintah dan pihak gerilya untuk melangkah menuju dialog
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
12 Februari 2014
ANTWERPEN, BELGIA

“Damai merupakan masa depan”. Doa dan Pertemuan Damai Internasional 2014 di Antwerp


akan dilangsungkan dari 7 sampai 9 September
IT | EN | ES | DE | FR | PT | NL | ID
TAGS
Audiens Pilipina Togo Hukuman mati Kamerun ASSISI_2011 Kewarganegaraan Madagaskar 16ottobre1943 Guinea Bissau Roma Sisilia Sekolah damai anak-anak Kolumbia Afrika Minggu Suci Penjara Pencatatan kelahiran Paus Integrasi Kekolotan Kemiskinan Hongaria BRAVO Tinggal Bersama Sbg Suami Istri Eropa Amerika Gereja kekerasan Asia Ekuador Sudan Hebraism Buku-Buku Tuna wisma Seni Roma dan Sinti SARAJEVO Rainbow negara Afrika gempa bumi Bhatti Paham Katolik Roma dan Sinti Naples Amal Kerohanian Irak Paskah Vincenzo Paglia Penghargaan Konsili Vatikan II Ulang Tahun Senegal Cacat Doa untuk damai Belgia Konvensi Musim Panas, Solidaritas, 2013 Etiopia Mario Monti Florence Spanyol Lansia Rwanda Siprus Rai Due Yohanes Paulus II Aids Sekarat harapan Argentina Krisis Chad Natal Acara Chili Buenos Aires Agama Kemiskinan Nigeria RIO 2013 WYD Suriah Ecosolidarietà Sisilia Benin Gerakan gerejani Tanzania
Arsip Berita

...Menentang hukuman mati

DREAM News


VIDEO FOTO WEBTV
7:06
Makan Siang Natal bersama Komunitas Sant'Egidio
Christmas Lunch 2010 in Jakarta (Indonesia)
9:45
Sebuah video baru kunjungan Paus Benedictus XVI ke mensa Komunitas Sant'Egidio di Roma pada tanggal 27 Desember 2009

3/01/2014

3/01/2014

3/01/2014

3/01/2014

3/01/2014
21/03/2014 h. 15.00 (GMT+1)
WEB STREAMING from 3.30pm :AFTERNOON SESSION - The human and existential periphery in the light of the Gospel
21/03/2014 h. 9.30 (GMT+1)
MORNING SESSION - The human and existential periphery in the light of the Gospel
29/11/2013 h. 9.30 (GMT+1)
VIII International Congress of Ministers of Justice for the abolition of the death penalty
Semua video dan foto semua

PRESS
27 Desember 2013
UCA NEWS Indo

Warga kurang mampu ikut acara makan siang Natal
26 Desember 2013
Kompas

Sate untuk Nikmah dan "Hot Wheels" untuk Suryana
5 Januari 2013
Kompas

Uskup Agung Datang ke Acara Makan Siang
4 Januari 2013
HIDUP

Natal: semakin beriman, semakin berbela rasa
20 Desember 2012
UCA NEWS Indo

Komunitas Sant’Egidio akan gelar makan siang Natal untuk warga miskin
arsip

Sant'Egidio in the world

BUKU-BUKU
The Sant'Egidio

Andrea Riccardi

Ave Maria Press
Making Peace

Roberto Morozzo della Rocca

New City
lebih buku