Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

change language
anda berada di: home - persahab...g miskin - yang lebih muda - negeri pelangi newsletterlink

Support the Community

  

Negeri Pelangi


 
versi cetak

Negeri Pelangi mewakili dunia masa depan, seperti yang kita inginkan. Negeri pelangi adalah sebuah tawaran untuk membangun bersama dunia yang lebih adil dan manusiawi, sebuah dunia yang lebih bersolidaritas dengan sesama dan alam. Kami menginginkan sebuah dunia tempat setiap orang dapat hidup dengan saling menghormati satu sama lain dan alam.

1. Mengapa disebut dengan “Negeri pelangi”?

Cerita tentang Nuh yang merupakan bagian dari kaum Yahudi, Kristen dan Muslim, mengatakan kepada kita mengenai perjanjian baru antara Allah dan manusia. Perjanjian ini juga melibatkan binatang, bumi dan semua mahluk hidup. Tanda perjanjian ini adalah pelangi. Hal itu merupakan akhir dari dunia yanag dipenuhi pertentangan, peperangan dan kekerasan dan juga merupakan awal dari dunia baru yang ditandai dengan saling menghormati dan persaudaraan.
Lebih jauh, pelangi, yang terdiri atas banyak warna yang berdampingan merupakan sebuah perlambang. Pelangi menunjukan harmoni dan keindahan yang timbul dari penghormatan akan kebhinekaan setiap orang.

2. Untuk siapa Gerakan Negeri Pelangi ditujukan?

Gerakan negeri pelangi ditujukan untuk anak-anak, remaja dan orang-orang muda dan gerakan tersebut menawarkan sebuah program yang dicirikan oleh solidaritas dan damai, hidup berdampingan diantara orang lain, menghormati sesama, dan perlindungan lingkungan. Gerakan negeri pelangi merupakan sebuah tawaran yang lahir dari pengalaman tentang ketidakberuntungan anak-anak dan remaja, juga untuk setiap oarng. Gerakan negeri pelangi merupakan sebuah tawaran penyatuan yang bersifat mendidik dan manusiawi untuk menyatukan anak-anak, remaja dan orang-orang muda antara anak anak dari belahan bumi utara dan anak-anak dari belahan bumi selatan yang miskin, antara orang Italia dan orang-orang asing.
Dalam hal inilah bagaimana anak-anak dan remaja dari kaum gipsi dan keluarga imigran dapat bekerja bersama dengan orang-orang muda yang berasal dari lingkungan miskin dan dengan teman sebayanya dengan keluarga , sosial dan pengalaman hidup yang lebih positif untuk membangun kegiatan bersama dan sebuah jalan hidup alternatif terhadap pemisahan dan diskriminiasi. Disaat yang sama gerakan ini merupakan sebuah jawaban terhadap kesulitan-kesulitan yang timbul yang semakin menyebar dalam lingkungan masyrakat yang berbeda antara mereka yang kaya di Barat dan yang miskin di selatan.

3. Kemana gerakan ini telah tersebar?

Gerakan ini telah tersebar ke wilayah Eropa, Afrika, Asia dan Amerika Latin. Di setiap Negara, gerakan ini menyuarakan pesan persaudaraan dan pernghormatan kepada kebhinekaan, dicirikan dengan kemampuan mengatasi perbedaan yang ada semisal antar suku (di Affrika), antar agama (di Indonesia) ataupun pemisahan sosial (seperti di Eropa).

4. Apa tujuan gerakan negeri pelangi?

Gerakan ini bertujuan untuk mengajarkan pada anak-anak, remaja dan orang-orang muda untuk saling menghormati dan hidup dengan solidaritas terhadap sesama, dan mendidik mereka mengenai masalah-masalah masyarakat, bumi dan lingkungan. Sebagi tambahan, gerakan ini juga ingin menyokong, melalui kesadaran dan kerja sama, pengembangan tempat-tempat yang mendukung persahabatan antara orang sebaya.

5. Berapa banyak pendudukung gerakan ini?

Ada kira-kira 10,000 pengikut terhadap gerakan ini termasuk anank-anak, remaja dan orang-orang muda dari seluruh dunia, dan jumlahnya meningkat dengan pesat.

 

The Youngest

MEDIAGALLERY

 JUGA MEMBACA
• BERITA
16 November 2016
ADJUMANI, UGANDA

Uganda: Berita besar untuk anak-anak pengungsi di Sekolah Damai Nyumanzi

IT | EN | ES | DE | PT | ID
5 Oktober 2016

5 Oktober, Hari Guru Sedunia: Semua ke Sekolah…..Damai!

IT | EN | ES | DE | PT | RU | ID | HU
11 Juli 2016
KUPANG, INDONESIA

Kupang, Indonesia: Berlibur bersama adik-adik Sekolah Damai

20 November 2013

Hari anak dan remaja dunia: Sant’Egidio di sisi anak- anak

IT | EN | DE | FR | PT | RU | ID
24 Oktober 2013
RAWALPINDI, PAKISTAN

Kami mendukung hak atas pendidikan bagi anak perempuan Pakistan dengan adopsi jarak jauh

IT | EN | ES | DE | FR | PT | RU | ID
26 Agustus 2013
INDONESIA

"Sekolah Damai" Jakarta: Solidaritas bersama Afrika

IT | ES | DE | FR | CA | ID
berita semua
• PRINT
7 Februari 2017
Avvenire

Integrazione. Cittadinanza, le seconde generazioni: legge subito

6 Februari 2017
AdnKronos

Migranti: Santerini e Chaouki a Grasso, Senato approvi legge cittadinanza

24 Januari 2017
Huffington Post

Dopo diciotto anni e nove tentativi Cristina è riuscita finalmente a diventare italiana

7 Januari 2017
SIR

Periferie: Comunità Sant’Egidio, oggi pomeriggio flash mob al Corvetto di Milano per “un quartiere umano e vivibile”

23 Desember 2016
Corriere della Sera - Ed. Roma

Roma, il megastore della solidarietà. Così gli ultimi ritornano a vivere

28 Oktober 2016
Sette: Magazine del Corriere della Sera

Andrea Riccardi. Il paradosso della Chiesa di Francia

semua rilis pers
• DOKUMEN

L'appello finale del pellegrinaggio dei giovani europei ad Auschwitz (IT)

Per una città più umana: no alla violenza, sì alla pace

Comunità di Sant'Egidio

La mensa per i poveri di Via Dandolo

Saluto del Presidente Mario Monti

L'omelia di mons. Matteo Zuppi

semua dokumen
• BUKU-BUKU

Le città vogliono vivere





Giuliano Ladolfi Editore

Trialoog





Lannoo Uitgeverij N.V
semua buku

FOTO

1020 kunjungan

971 kunjungan

1014 kunjungan

1121 kunjungan

1047 kunjungan
semua media terkait