Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
16 Juni 2015

Keadaan darurat yang berubah menjadi sambutan. Curahan solidaritas bagi para pengungsi di Italia. Tindakan Sant'Egidio berlipat ganda

 
versi cetak

Gambaran para pengungsi yang datang dari sisi lain Mediterania, dan terdampar di Stasiun Roma dan Milan hari-hari ini dan di perbatasan dengan Prancis, bukan hanya memancing reaksi penolakan. Malahan Sant'Egidio, di malam Hari Pengungsi Dunia, menginformasikan bahwa hari-hari ini tawaran bantuan yang ditujukan kepada Komunitas telah berlipat ganda, baik itu para sukarelawan baru di pusat-pusat penerimaan dan juga sumbangan makanan, pakaian, kan kebutuhan dasar lainnya.

Di Roma, sebagai tambahan terhadap mobilisasi Komunitas di semua wilayah yang sudah terkena pengaruh karena datangnya para pengungsi, seperti Ponte Mammolo, banyak permintaan bantuan telah tiba bagi orang asing yang diusir dari Stasiun Tiburtina. Begitu banyak sehingga mulai esok, titik-titik pengumpulan akan dibuka di pusat kepanduan jalan Sant'Ippolito 15, yang berjarak 500 meter dari pusat penerimaan Baobab, untuk menerima bingkisan yang dibawa oleh para keluarga Roma dan mengorganisasi penerimaan. Tiap malam juga, mulai pukul 19 sampai 21, film animasi diselenggarakan bagi anak-anak.

Di Milan, Sant'Egidio hadir di Penampungan Porta Venezia di Stasiun Pusat, tempat bantuan baru telah tiba bagi orang-orang Eritrea yang transit di kota untuk menuju tujuan mereka di Eropa Utara, seperti dilakukan orang asing yang terdampar saat ini di Ventimiglia.

Di Catania, solidaritas terhadap komunitas telah tumbuh, dengan berita yang mungkin mengagetkan hanya mereka yang belum mengenal mereka secara dekat yang mencapai pantai kita: banyak pengungsi, sekarang lebih dari 70, yang datang dari bumi belahan Selatan beberapa bulan lalu, sekarang menjadi sukarelawan bersama-sama dengan warga Italia mencari para manula, anak-anak yang membutuhkan dan tunawisma, selain juga memberikan bantuan berharga untuk menyambut mereka yang terus tiba di Italia saat ini. Hal ini hanya merupakan beberapa contoh dari orang Italia yang tidak berhenti terhadap kemerosotan hubungan sosial yang membuat, yang banyak orang sebut sebagai "gawat darurat", satu kesempatan bagi solidaritas, bebas tapi sangat efisien dalam menghadapi begitu banyak kekurangan yang ditunjukan oleh banyak lembaga.


 JUGA MEMBACA
• BERITA
20 Juni 2017

Hari Pengungsi Sedunia: sebuah cerita yang menunjukkan jalan harapan #WithRefugees #FaithOverFear

IT | EN | ES | FR | ID
16 April 2016

Tiga keluarga pengungsi Suriah dibawa oleh Paus Fransiskus ke Roma. Sant'Egidio menyediakan tempat penampungan awal bagi mereka

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | RU | ID | PL
31 Mei 2010

Roma: "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan". Sebuah pesta antar-etnis penutupan tahun kedua proyek pendidikan anak-anak di Roma

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
18 Mei 2010

"Napoli, kota bagi semua orang, Napoli kota bagi dunia": sebuah barisan untuk mengatakan Tidak bagi Rasisme

IT | EN | ES | DE | PT | CA | NL | ID
27 Juli 2009

Libur musim panas bersama anak-anak gypsi di Republik Ceko: sebuah respon terhadap kekerasan antigitana

IT | DE | FR | PT | ID
27 Juli 2009

Würzburg (Jerman): Sekolah bahasa Jerman bagi para imigran dan orang asing, Louis Massignon, menutup tahun ajaran dengan pembagian sertfikat

IT | DE | FR | PT | ID
berita semua
• PRINT
12 Juli 2016
OSCE

Beyond Good Intentions: Creating Safe Passage to Italy

17 September 2017
La Vanguardia

Corredores de paz

9 September 2017
La Repubblica - Ed. Milano

Al Binario 21 dove i migranti trovano un rifugio

13 Juli 2017
Famiglia Cristiana

Apri la porta di casa ai rifugiati

6 Juli 2017
Vida Nueva

Francia ya cuenta con su corredor humanitario para refugiados

24 Juni 2017
Magyar Kurir

„Akik a remény útján haltak meg” – Ökumenikus imaórát tartottak Budapesten a menekültekért

semua rilis pers
• ACARA
19 Oktober 2017 | GENOA, ITALIA

Un prete nel mirino dei narcos. Incontro con Alejandro Solalinde, difensore dei diritti dei migranti in Messico

Semua pertemuan doa untuk damai
• ADA HUKUMAN MATI
10 Oktober 2017

On 15th World Day Against the Death Penalty let us visit the poorest convicts in Africa

7 Oktober 2015
AMERIKA SERIKAT

The World Coalition Against the Death Penalty - XIII world day against the death penalty

5 Oktober 2015
EFE

Fallece un preso japonés tras pasar 43 años en el corredor de la muerte

24 September 2015

Pope Francis calls on Congress to end the death penalty. "Every life is sacred", he said

12 Maret 2015
Associated Press

Death penalty: a look at how some US states handle execution drug shortage

12 Maret 2015
AFP

Arabie: trois hommes dont un Saoudien exécutés pour trafic de drogue

9 Maret 2015
AFP

Peine de mort en Indonésie: la justice va étudier un appel des deux trafiquants australiens

9 Maret 2015
AFP

Le Pakistan repousse de facto l'exécution du meurtrier d'un critique de la loi sur le blasphème

9 Maret 2015
Reuters

Australia to restate opposition to death penalty as executions loom in Indonesia

28 Februari 2015
AMERIKA SERIKAT

13 Ways Of Looking At The Death Penalty

15 Februari 2015

Archbishop Chaput applauds Penn. governor for halt to death penalty

11 Desember 2014
MADAGASKAR

C’est désormais officiel: Madagascar vient d’abolir la peine de mort!

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Dossier: What are the humanitarian corridors

semua dokumen

FOTO

270 kunjungan

645 kunjungan

268 kunjungan
semua media terkait