Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
19 September 2016

DEKLARASI DAMAI 2016

 
versi cetak

DEKLARASI DAMAI

Kami dari berbagai agama bertemu bersama di tempat ini dalam semangat Assisi. Semangat Assisi adalah semangat Pertemuan Dialog dan Doa Damai antar berbagai agama dan budaya yang diselenggarakan tahun 1986 atas undangan Paus Yohanes Paulus II.

Pertemuan serupa dilakukan setiap tahunnya oleh Komunitas Sant’Egidio di berbagai kota dan negara sebagai bentuk peziarahan panjang untuk mencapai persatuan dan damai di dunia yang membutuhkan damai, persaudaraan, persahabatan. Semangat Assisi menjaga agama dari orang-orang yang melakukan kekerasan atas nama agama atau membenarkan kekerasan atas nama agama. Kami menyadari bahwa masih banyak yang harus dilakukan, karena hingga saat ini masih banyak bangsa yang menderita karena perang. Kami pun semakin menyadari bahwa perang akan selalu membuat keadaan semakin memburuk, mewariskan penderitaan dan rasa benci. Tidak ada pemenang dalam perang!

Hari ini, kami telah berdoa kepada Tuhan agar Ia mengaruniakan damai. Kami sangat menyadari bahwa kami butuh terus berdoa untuk damai, karena doa mampu melindungi dunia dan menyinarinya. Damai adalah nama Tuhan. Barang siapa yang menggunakan nama Tuhan untuk membenarkan terorisme, kekerasan dan perang, maka ia sudah pasti tidak berjalan di jalan Tuhan: perang atas nama agama menjadi perang terhadap agama itu sendiri.

Kami pun telah mendengar suara orang-orang miskin, anak-anak, anak-anak muda, perempuan dan saudara-saudari yang menderita karena perang. Kami ingin mengatakan kepada mereka: marilah menolak perang! Kami tidak ingin tinggal diam melihat situasi mereka dan oleh karena itu kami ingin memohon kepada para pemimpin negara agar menghentikan perang. Perang jangan menjadi cara untuk mendapatkan kekuasaan politik, uang, kontrol terhadap jual beli senjata dan balas dendam atas peristiwa di masa lalu. Kami ingin agar pemimpin negara dapat melakukan kerja nyata untuk membantu menghilangkan benih-benih yang mampu menciptakan konflik: kemiskinan, ketidakadilan, kesenjangan dan tindakan yang menghina martabat manusia.

Kami yakin bahwa masa baru ini, globalisasi, mampu menciptakan satu keluarga yang besar. Bersama-sama dapat membangun damai yang sesungguhnya, perhatian terhadap kebutuhan orang lain dan bangsa lain serta bekerja sama untuk menghindari konflik melalui pertemuan dan dialog. Tidak ada yang hilang dari diri kami bila ikut serta dalam dialog. Tidak ada yang mustahil bila kami berdoa kepada Tuhan. Semua orang dapat menjadi pekerja damai. Berkat semangat Assisi ini kami semua yakin, melalui bantuan Tuhan dan kehendak baik semua orang ,dapat mewujudkan damai karena Tuhan adalah damai.
 

JAKARTA, 17 SEPTEMBER 2016
 


 JUGA MEMBACA
• BERITA
23 Mei 2017

Serangan Manchester, Sant'Egidio: kekerasan terhadap anak-anak dan remaja berarti membunuh masa depan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID | HU
3 Mei 2017

Kursus Singkat Sekolah Damai Yogyakarta "Ajari Aku untuk Bertumbuh"

16 Februari 2017
INDONESIA

ADA YANG MENYEBUT MEREKA “MANUSIA GEROBAK”, TETAPI BAGI KAMI, MEREKA ADALAH SAHABAT.

IT | ES | DE | PT | ID | HU
24 Januari 2017

Sebuah perjalanan: Pemuda Damai Komunitas Sant'Egidio Kupang

12 Januari 2017

VIDEO: Selamat Hari Natal dari Mgr Ignatius Suharyo Hardjoatmodjo

31 Desember 2016

Peta makan siang Natal Sant'Egidio di dunia. Klik dan Kujungi fotogallery

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID | HU
berita semua
• PRINT
21 Mei 2017
Deutsche Welle

Bundesregierung will Religionen stärker in die Pflicht nehmen

19 Mei 2017
Tagespost

G-20: Sant'Egidio erhält Preis für Kampf gegen Aids

14 Mei 2017

Die "Uno von Trastevere" wirkt auch in Berlin

14 Mei 2017
Domradio.de

Die "Uno von Trastevere" wirkt auch in Berlin

26 April 2017
Domradio.de

Merkel empfängt Friedensbewegung Sant'Egidio

26 April 2017
katholisch.de

Merkel empfängt Gründer von Sant'Egidio

semua rilis pers
• ACARA
1 Januari 2015

Peace in all Lands 2015

26 April 2012 | SARAJEVO, BOSNIA DAN HERZEGOVINA

Pertemuan Damai Dunia, Sarajevo 9-11 September 2012

3 Juli 2011 | INDONESIA

"Aku Cinta Damai" Pesta Negeri Pelangi. Panti Asuhan Desa Putera, Jakarta

24 Juni 2010

Mengenang William Alfredo Quijano Zetino yang mendapatkan penghargaan "Colombe d'Oro 2010". William adalah seorang anggota muda dari Komunitas Sant'Egidio di San Salvador yang dibunuh karena karyanya bagi anak-anak di Sekolah Damai.

16 September 2009

Milan - Pesta Buka Puasa Bersama oleh Komunitas Sant'Egidio: bersama-sama dengan komunitas muslim, teman-teman dan perwakilan dari berbagai agama

13 September 2009

Antwerpen (Belgia): Prosesi penyalaan obor untuk mengenang para korban deportasi selama pendudukan nazi.

Semua pertemuan doa untuk damai
• ADA HUKUMAN MATI
7 Oktober 2015
AMERIKA SERIKAT

The World Coalition Against the Death Penalty - XIII world day against the death penalty

5 Oktober 2015
EFE

Fallece un preso japonés tras pasar 43 años en el corredor de la muerte

24 September 2015

Pope Francis calls on Congress to end the death penalty. "Every life is sacred", he said

12 Maret 2015
Associated Press

Death penalty: a look at how some US states handle execution drug shortage

12 Maret 2015
AFP

Arabie: trois hommes dont un Saoudien exécutés pour trafic de drogue

9 Maret 2015
Reuters

Australia to restate opposition to death penalty as executions loom in Indonesia

9 Maret 2015
AFP

Le Pakistan repousse de facto l'exécution du meurtrier d'un critique de la loi sur le blasphème

9 Maret 2015
AFP

Peine de mort en Indonésie: la justice va étudier un appel des deux trafiquants australiens

28 Februari 2015
AMERIKA SERIKAT

13 Ways Of Looking At The Death Penalty

15 Februari 2015

Archbishop Chaput applauds Penn. governor for halt to death penalty

11 Desember 2014
MADAGASKAR

C’est désormais officiel: Madagascar vient d’abolir la peine de mort!

3 Desember 2014

5th Circuit Court of Appeals stops execution of Scott Panetti!

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN
Daniela Pompei

Aram I

Crescenzio Sepe

"Napoli, kota bagi semua orang, Napoli kota bagi dunia": sebuah barisan untuk mengatakan Tidak bagi Rasisme

semua dokumen

VIDEO FOTO
7:06
Makan Siang Natal bersama Komunitas Sant'Egidio
Christmas Lunch 2010 in Jakarta (Indonesia)
9:45
Sebuah video baru kunjungan Paus Benedictus XVI ke mensa Komunitas Sant'Egidio di Roma pada tanggal 27 Desember 2009

49 kunjungan

56 kunjungan

62 kunjungan

59 kunjungan

64 kunjungan
semua media terkait