Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
13 Juli 2017 | LILONGWE, MALAWI

Mari mengisi kesenjangan dengan orang miskin Sant'Egidio di Lilongwe memperbarui komitmen bagi orang miskin di Malawi

Komunitas berkumpul dalam satu pertemuan bersama Marco Impagliazzo. Kunjungan ke Pusat Dream dan anak-anak jalanan

 
versi cetak

Hari-hari ini merupakan pertemuan dan refleksi di Malawi bagi Komunitas Sant'Egidio Lilongwe dan wilayah sekitar, berkumpul dalam sebuah  pertemuan akbar bersama Marco Impagliazzo, Presiden Sant'Egidio.

Selama pertemuan, komunitas Malawi memperbarui komitmen mereka terhadap orang miskin di kota, khususnya para manula, anak-anak jalanan dan para narapidana. Hal-hal penting yang muncul diantaranya: "Marilah kita isi kesenjangan dengan orang miskin, dan mari ubah Malawi bersama".

 

Di Lilongwe, Komunitas baru saja membuka pelayanan bagi anak-anak jalanan, mengumpulkan mereka di Sekolah Damai setiap minggu dengan lokasi dekat pasar ikan kota tersebut. Anak-anak ini, beberapa diantara mereka masih sangat muda, telah menunjukkan keinginan besar untuk didengar dan menceritakan kisah mereka, kesulitan-kesulitan hidup di jalanan, juga impian mereka untuk kehidupan yang lebih baik. Kata-kata mereka mengungkapkan keinginan kembali ke sekolah, memiliki rumah dan keluarga. "Jika salah satu dari kami tidak dalam keadaan baik, kami datang ke Sekolah Damai untuk mencari bantuan," ucap Jonathan. Rencana Sant'Egidio bagi anak-anak jalanan kota Lilongwe adalah menciptakan satu tempat mereka bisa tidur, dan mendaftarkan mereka sekolah karena masa depan anak-anak tersebut bukanlah di jalanan.

Marco Impagliazzo juga mengunjungi Pusat Dream di Mtengo wa Ntenga, dekat Lilongwe, pusat pertama yang dibuka di negara tersebut tahun 2005, tempat dia bertemu dengan perempuan pertama yang dirawat oleh Program DREAM: terima kasih untuk  DREAM, saat ini dia merupakan ibu bagi dua orang anak yang sehat. Kegiatan pencegahan dan perawatan AIDS telah diperluas seiring berjalannya waktu ke banyak daerah sekitar. Baru-baru ini, satu pelayanan pencegahan tumor perempuan, telah ditambahkan. Pusat pelayanan tersebut juga dilengkapi dengan panel sinar matahari yang menjamin otonomi energi secara lengkap bagi fasilitas tersebut, laboratorium dan rumah sakit. Perawatan medis disertai dengan keterlibatan I Dreamactivists, perempuan-perempuan yang sebelumnya dirawat oleh Program tersebut sekarang mendukung perempuan-perempuan sakit lainnya.


 


 JUGA MEMBACA
• BERITA
27 Februari 2009

Abidjan (Pantai Gading): Hari valetine yang spesial, perjamuan makan siang bersama anak jalanan

IT | EN | FR | ID
5 Oktober 2017

5 Oktober, Hari Guru Sedunia 2017: Biarkan semua orang pergi ke sekolah ... bahasa, budaya, dan kedamaian!

IT | EN | ID
9 Oktober 2017
ROMA, ITALIA

Dialog antar agama dan komitmen untuk pengungsi dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia di Sant'Egidio

IT | EN | ID
5 Oktober 2016

5 Oktober, Hari Guru Sedunia: Semua ke Sekolah…..Damai!

IT | EN | ES | DE | PT | RU | ID | HU
1 Juli 2016

Impian Eropa dari ayah dan anak yang mempromosikan masyarakat hidup berdampingan dan damai

IT | PT | ID
berita semua
• PRINT
18 Oktober 2017
Avvenire

Scuole della pace, palestre d'inclusione

6 Oktober 2017
Vatican Insider

Africa, firmato l’accordo Sant’Egidio-San Camillo per la cooperazione sanitaria

4 Oktober 2017
Avvenire

Quando il Mozambico scelse pace e sviluppo

18 Juli 2017
Avvenire

Malawi. «Bravo!» salva i bambini invisibili

18 Juli 2016
OnuItalia

Il centro DREAM di Blantyre (Malawi) dedicato al responsabile Elard. A Durban Ban apre AIDS2016

7 Juni 2016
OnuItalia

Un sogno contro incubo AIDS: Pacem Kawonga (Malawi) porta all’ONU esperienza DREAM

semua rilis pers
• DOKUMEN

Speech of Marco Impagliazzo at the UN Security Council on the situation in the Central African Republic

semua dokumen

FOTO

340 kunjungan

366 kunjungan

371 kunjungan

284 kunjungan

314 kunjungan
semua media terkait