Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
9 Desember 2008

Situasi Darurat para pengungsi:

Situasi dramatis para pengungsi di Utara Kivu (Kongo). Berita dari Komunitas di Goma

 
versi cetak

  

Komunitas Sant’Egidio di Goma, dengan rutin mengunjungi para pengungsi korban konflik di Kivu Utara yang baru-baru ini terjadi. Beginilah situasi terakhir yang diperoleh dari pusat-pusat penampungan:

Situasi para pengungsi di Kivu Utara dan di beberapa tempat di kota Goma masih sangat kritis.
Di Goma, terhitung 6 pusat penampungan dengan lebih dari 100.000 keluarga (sekitar setengah juta jiwa). Namun setelah serangan pada Agustus lalu, diperkirakan ada sekitar 250.000 orang yang sedang mengungsi ke Kivu Utara.
Itu masih perkiraan semantara dan kemungkinan di daerah yang dikuasai oleh kaum pemberontak, juga terdapat pusat pengungsian lain yang tidak dapat dimasuki dan dioservasi, kemungkinan jumlah para pengungsi lebih dari satu juta jiwa.
Sampai saat ini, masih ada para pengungsi yang berdatangan: orang-orang yang melarikan diri dari rumahnya atau yang tersesat di hutan.
Di penampungan Kanyaruchinya (di Goma), saat ini ada lebih dari 5.000 keluarga ( sekitar 25.000 orang menurut perkiraan UNHCR). Ada beberapa tenda besar, dan setiap tendanya menampung sekitar 50 keluarga, dalam situasi yang kacau. Namun sebagian besar dari mereka tidak mempunyai tempat berlindung. Air minum dan makanan kurang. Keadaan kesehatan sangat buruk dan dipastikan beberapa orang meninggal karena tertular kolera.
Setiap malam, suara tembakan senjata api masih terdengar di sekitar pusat penampungan dan ada ketakutan karena tentara pemerintahan menjarah dan merampas barang-barang di camp penampungan, yang seharusnya mereka lindungi.

Sementara kamp Kiwanja (di luar kota Goma) telah dihancurkan segera setelah pembantaian penduduk yang bertahan di desa itu; lebih dari 200 pemuda-pemudi dibunuh, dan saat ini tak seorangpun tahu dimana penduduk kamp itu berada.

Di kamp “Don Bosco”, sebagian pengungsi masih tetap berada di tempat terbuka, sering kali di bawah hujan. Bahkan makananpun dipersiapkan di tempat terbuka karena kurangnya tenda. Telah disiapkan satu ruangan besar untuk menampung anak-anak dan para lansia.
Banyak terjadi pembantaian dan orang-orang ketakutan. Di kota Goma, semua masih berjalan seperti biasa namun hidup berjalan “sangat lambat” dalam menanti peristiwa demi peristiwa. Ditakutkan terjadinya kembali bentrokan antar 2 pihak yang bertikai (pemerintah dan pemberontak dari Nkunda) dimana mereka belum memutuskan untuk mengadakan dialog dan kesepakatan.
 


banyak yang selamat di tenda-tenda darurat

seorang wanita yang baru saja sampai ke kamp (dari hutan) setelah selama seminggu berjalan dari Kiwanja ke Goma (72 km).

anak-anak yang tidak tahu hendak kemana, melewati hari-hari mereka duduk di antara batu-batu vulkanis

para wanita pergi mencari kayu

 

 

WE ADDRESS AN APPEAL TO ALL FOR SENDING
EMERGENCY RELIEF IN THE NORTH KIVU

 
or
post office account no. 807040 (in Italy)
Comunità di S.Egidio-ACAP Onlus
IBAN: IT67D0760103200000000807040

 


 JUGA MEMBACA
• BERITA
21 Januari 2015
BLANTYRE, MALAWI

Banjir di bagian selatan Negara Malawi: Darurat Pangan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
15 Juli 2014
BUJUMBURA, BURUNDI

Suatu masyarakat yang semakin menyambut anak-anak dan para lansia. Komunitas Sant’Egidio di Afrika Timur bagi perikemanusiaan baru umat Kristiani

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
7 Juli 2014
BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
5 Juni 2014
KAMERUN

Komunitas Sant’Egidio bersama kaum miskin di Kamerun: suatu kisah persahabatan

IT | EN | ES | DE | FR | CA | ID
17 Maret 2014
KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
8 Januari 2014

Delegasi Komunitas Sant’Egidio di Addis Ababa untuk menangani krisis di Sudan Selatan

IT | EN | ES | FR | PT | CA | ID
berita semua
• PRINT
28 Maret 2017
La Civiltà Cattolica

La corruzione che uccide

18 Maret 2017
Radio Vaticana

Telemedicina: nuova frontiera per la cooperazione in Africa

17 Maret 2017
Sette: Magazine del Corriere della Sera

Andrea Riccardi: Le politiche sulle migrazioni devono partire dai giovani africani che usano Internet e il cellulare

2 Januari 2017
Vatican Insider

Congo, Sant’Egidio: soddisfazione per l’accordo sulle elezioni

1 Desember 2016
Zenit

Africa: 300mila sieropositivi curati da Sant’Egidio

23 November 2016
Notizie Italia News

Fatti: Un giovane della periferia africana ci insegna a non essere schiavi del denaro

semua rilis pers
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Declaration of the African Union on the Republican Pact"

semua dokumen
• BUKU-BUKU

Eine Zukunft für meine Kinder





Echter Verlag
semua buku

FOTO

1379 kunjungan

1326 kunjungan

1310 kunjungan

1229 kunjungan

1528 kunjungan
semua media terkait