Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
7 Mei 2009

Komunitas Sant'Egidio di Monrovia (liberia) membantu korban kebakaran di daerah miskin di kota

 
versi cetak

Beberapa bulan yang lalu sebuah api yang besar telah menghancurkan gubuk-gubuk yang sangat miskin, yg terletak di pantai Samudera Atlantic di Monrovia.

Sekitar lima belas keluarga yang tiba disana sekitar 3 tahun lalu ketika kamp pengungsian mereka di pinggiran kota dibongkar.

Komunitas Sant’Egidio lalu membuka Sekolah Damai disana.

Setelah perang berakhir kota Monrovia berkembang dengan cepat dalam kekacauan dan kesemrawutan. Banyak pengungsi yang tidak dapat kembali lagi ke desa mereka, karena telah hancur atau dikuasai oleh orang lain selama perang. Akhirnya mereka memutuskan untuk tetap tinggal di ibu kota Monrovia, berharap dapat menemukan tempat yang layak untuk tinggal dan bekerja.yang dapat diterima untuk menemukan akomodasi dan pekerjaan.

Beberapa keluarga menetap di pantai, tempat yang tidak sehat dan tidak aman, sambil menantikan tempat tinggal yang lebih baik yang tidak pernah kunjung datang.
 
Kondisi yang tidak layak: rumah yang dekat dengan pantai yang sering banjir saat laut pasang, kondisi kebersihan dan sanitari yang sangat buruk. Dua tahun lalu seorang anak tewas tenggelam saat bermain di dekat rumah, tersapu oleh ombak.

Kebakaran yang terjadi beberapa waktu lalu, yang terjadi tidak disengaja, telah menyebar dengan cepat dan menghancurkan tempat tinggal mereka yang terbuat dari material yang mudah terbakar.

Komunitas Sant'Egidio di Monrovia segera mengambil langkah untuk membantu keluarga yang telah kehilangan segalanya, mendistribusikan pakaian dan kebutuhan dasar untuk memulai kembali kehidupan keseharian:  piring, pot, dan peralatan untuk memasak.


 JUGA MEMBACA
• BERITA
21 Januari 2015
BLANTYRE, MALAWI

Banjir di bagian selatan Negara Malawi: Darurat Pangan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
15 Juli 2014
BUJUMBURA, BURUNDI

Suatu masyarakat yang semakin menyambut anak-anak dan para lansia. Komunitas Sant’Egidio di Afrika Timur bagi perikemanusiaan baru umat Kristiani

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
7 Juli 2014
BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
5 Juni 2014
KAMERUN

Komunitas Sant’Egidio bersama kaum miskin di Kamerun: suatu kisah persahabatan

IT | EN | ES | DE | FR | CA | ID
17 Maret 2014
KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
8 Januari 2014

Delegasi Komunitas Sant’Egidio di Addis Ababa untuk menangani krisis di Sudan Selatan

IT | EN | ES | FR | PT | CA | ID
berita semua
• PRINT
22 April 2017
L'Osservatore Romano

Senza arrendersi alla disumanità

20 April 2017
SIR

Corridoi umanitari: Caritas Italiana e Comunità di Sant’Egidio in Etiopia per aprire il primo canale dall’Africa

14 April 2017
Sette: Magazine del Corriere della Sera

Il mercato della fede tra sette, miracoli e promesse di soluzione dei problemi quotidiani

28 Maret 2017
La Civiltà Cattolica

La corruzione che uccide

18 Maret 2017
Radio Vaticana

Telemedicina: nuova frontiera per la cooperazione in Africa

17 Maret 2017
Sette: Magazine del Corriere della Sera

Andrea Riccardi: Le politiche sulle migrazioni devono partire dai giovani africani che usano Internet e il cellulare

semua rilis pers
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Declaration of the African Union on the Republican Pact"

semua dokumen
• BUKU-BUKU

Eine Zukunft für meine Kinder





Echter Verlag
semua buku

FOTO

1387 kunjungan

1330 kunjungan

1322 kunjungan

1240 kunjungan

1533 kunjungan
semua media terkait