Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
12 Maret 2013 | LAHORE, PAKISTAN

Sant'Egidio Membantu Korban Serangan di Wilayah Josef, Satu Desa Kristen di Pakistan

 
versi cetak

Ratusan rumah di wilayah miskin yang dihuni oleh orang-orang Kristen yang berlokasi di pinggiran kota Lahore terbakar yang disebabkan oleh gerombolan yang melakukan kekerasan dan berjumlah banyak. Sayangnya, hal ini bukan merupakan peristiwa pertama di Pakistan: delapan orang terbunuh dalam kejadian serupa terhadap wilayah Kristen di Gojra bulan Agustus 2009.

Tuduhan "penghujatan" sering kali dilontarkan sebagai alasan, yang sebenarnya lebih sebagai usaha menutup-nutupi keluhan ataupun motif ekonomi termasuk tanah, rumah dan usaha kaum Kristen minoritas. Orang Kristen Pakistan pada umumnya miskin, tidak berdaya dan rentan. Banyak penghuni di wilayah tersebut satu wilayah yang dihuni oleh orang Kristen yang berlokasi dekat Lahore bekerja sebagai pekerja rumah tangga atau pun buruh perkebunan. Mereka telah diberi peringatan mengenai apa yang akan terjadi tepat waktunya untuk pergi dari wilayah yang terbakar.


Banyak dari mereka ketakutan dan lari dengan kaki telanjang, mencoba untuk menyelamatkan anak-anak mereka yang banyak. Satu rumah yang dibakar baru saja selesai dibangun beberapa hari sebelumnya, untuk menampung satu pasangan pengantin yang akan melangsungkan pernikahan. Keluarga pengantin wanita membangun rumah itu dengan kesabaran, menabung sedikit demi sedikit: semua miliknya sekarang menjadi abu, termasuk lemari es baru- yang merupakan sarana penting di Lahore yang panas. "Kami berlari dengan telanjang kaki, karena kami tidak mampu membawa apa yang kami miliki di rumah".

Satu wanita menangis ketika berbicara kepada koordinator Komunitas Sant'Egidio. Dia mengunjungi wilayah tersebut bersama satu kelompok Komunitas dengan membawa makanan, air dan juga solidaritas.

Gambaran yang ada di depan matanya merupakan hal yang dramatis. "Banyak asap dan abu di mana-mana - dia melanjutkan untuk menceritakan hal itu dalam laporan dia - anda tidak bisa bayangkan sungguh menyedihkannya situasi mereka. Pada dasarnya mereka membutuhkan segalanya.

  

Kaum muda Komunitas Sant'Egidio di Lahore segera berkunjung sesaat mereka mendengar kabar sedih ini dengan membawa bahan-bahan yang dapat meringankan dan juga sebagai wujud simpati kepada orang-orang Kristen yang tinggal di wilayah tersebut. Mereka bertemu dengan anak-anak yang kelaparan dan ketakutan, para remaja yang kecewa dan lansia wanita yang duduk dalam kekagetan di puing-puing rumah mereka.

 

Mereka menyalurkan pasokan makanan dan air minum, mereka juga menghabiskan waktu dengan mendengarkan keluh kesah mereka, dan kesedihan mereka karena mereka kehilangan segalanya, benar-benar tidak dibela dan tanpa disadari menjadi target kekerasan yang mengerikan

Kelompok Sant'Egidio bisa bertemu dengan banyak korban, dan mereka tetap memberikan dorongan kepada setiap orang: "Kami bersama kalian, kehidupan kalian merupakan sesuatu yang berharga bagi kami, kalian adalah seperti saudara kami; kami tidak akan meninggalkan kalian sendiri, banyak orang di seluruh dunia berdoa bagi kalian." Dan hal ini bukan hanya ucapan belaka.

 

 

 



 JUGA MEMBACA
• BERITA
10 April 2013
LAHORE, PAKISTAN

Penduduk Kristen dan Muslim Kembali ke Koloni St. Yosef dengan Satu Pesan Damai

IT | EN | DE | FR | ID
13 September 2010

Pakistan: Berita dari Charsadda, dekat Peshawar, dimana Komuntias Sant'Egidio sedang membawa bantuan bagi para pengungsi banjir

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
3 September 2010

Pakistan: Komunitas Sant’Egidio mengirimkan barang-barang bantuan darurat yang pertama. Melanjutkan tindakan solidaritas bagi para korban banjir

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
17 Agustus 2010

Pakistan: Komunitas Sant'Egidio sedang membantu korban banjir

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID | ZH
13 Agustus 2009

Solidaritas Komunitas Sant'Egidio di Pakistan bersama dengan keluarga dari umat Kristiani yang dibunuh di Gojrah, Pakistan

IT | ES | DE | FR | PT | NL | ID
berita semua
• PRINT
29 Maret 2016
Avvenire

Testimoni tenaci. Cristiani pakistani, cittadini e martiri

29 Maret 2016
Il Mattino

I morti del Pakistan ignorati in Europa. Intervista ad Andrea Riccardi

4 April 2015
Corriere della Sera

Il momento di chiederci cosa possiamo fare

13 Oktober 2013
Avvenire

«Cristiani in Pakistan vittime del fanatismo»

18 Mei 2013
Avvenire

Islamabad Paul Bhatti: «Speranze per i cristiani ma la comunità internazionale vegli»

12 April 2013
Jesus

Pakistan: nuove violenze contro i cristiani di Lahore

semua rilis pers
• ACARA
23 April 2016 | FLORENCE, ITALIA

Veglia a Firenze per le vittime dell'attentato di Pasqua in Pakistan

Semua pertemuan doa untuk damai
• ADA HUKUMAN MATI
26 Oktober 2014

Sant'Egidio with the Pope for the commitment against the death penalty

25 Oktober 2014
MANILA, PILIPINA

NO JUSTICE WITHOUT LIFE: Asia for life

10 Oktober 2014
MANILA, PILIPINA

1st Asia Pacific Dialogue on human rights and respect for human dignity International Conference: No justice without life

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

Christians in the middle east: What Future ?

semua dokumen

FOTO

155 kunjungan
semua media terkait
LEBIH