Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
13 Juni 2013

Mengatasi AIDS: pertemuan antara mimpi Sant'Egidio dan mimpi perempuan Afrika

dalam buku "A better tomorrow for my children" oleh Pacem Kawonga, seorang aktivis program DREAM dalam melawan AIDS di Afrika

 
versi cetak

Melihat perjuangan melawan AIDS di Afrika dari dalam, berbagi kesedihan dan kecemasan, juga impian-impian dan harapan mereka yang hidup dalam perjuangan ini.

Perjuangannya merupakan langkah yang melepaskan begitu banyak perempuan Afrika, yang ditandai bukan hanya oleh virus, sering diikat dalam keluarga, tetapi juga oleh stigma yang membuat mereka menjadi "hantu" dan menghilangkan martabat mereka.

Menemukan energi tersembunyi dalam diri perempuan hebat ini, mampu memberikan hidupnya bagi satu generasi Afrika, yang melepaskan bukan hanya dari AIDS tetapi juga dari ketakutan, terima kasih kepada sinergi Eropa-Afrika dalam program DREAM, mimpi yang telah dibagikan oleh Komunitas Sant'Egidio dengan masyarakat Mozambik sebelumnya dan kemudian dengan begitu banyak negara Afrika, dan yang saat ini telah membantu lahirnya lebih dari dua puluh ribu dalam kondisi sehat yang dilahirkan dari seorang ibu yang positif mengidap HIV.

Masih banyak hal dalam buku indah karangan Pacem Kawonga ini "A better tomorrow for my children".

Tetapi siapakah Pacem itu? Pacem dilahirkan di Lilongwe Malawi pada tahun 1978. Dia telah kehilangan kedua orang tuanya ketika dia masih sangat muda, kemudian dia menikah di usia muda dan terinfeksi oleh suaminya yang menyembunyikan kondisi kesehatannya terkait dengan AIDS positif yang suaminya idap. Suaminya kemudian menulari dia dengan virus tersebut dan menulari juga anak perempuannya yang kedua. Pacem menghadapi kesulitan-kesulitan berkenaan dengan status perempuan di Afrika.

Pacem merupakan salah satu pasien pertama dalam program DREAM yang merawat penderita AIDS di Malawi. Program DREAM diluncurkan pada tahun 2005 oleh Komunitas Sant'Egidio dan sejak saat itu dia telah menjadi aktivis yang mendukung program tersebut. Dia mencurahkan dirinya untuk melawan kekerasan terhadap perempuan dan hak-hak kesehatan bagi perempuan. Dia juga bersaksi atas dasar pengalamannya, sebagai kesempatan untuk memulai jalan penyelamatan dan emansipasi dalam memperjuangkan martabat perempuan yang sering direndahkan untuk memerankan peranan kedua, korban kekerasan, perlakukan yang salah dan diskriminasi.
Jumlah DREAM

 

Secara pribadi, Pacem telah menyumbangkan kepada yayasan I DREAM Movement, dan dia menjadi koordinator nasional dalam yayasan tersebut. The movement I DREAM: untuk mempelajari lebih lanjut

Pacem Kawonga berusaha untuk menyebarkan dan meningkatkan akses perawatan bagi orang-orang yang paling rentan yang memungkinkan banyak perempuan bertahan hidup, terima kasih bagi perawatan AIDS, dan melahirkan anak-anak yang tahan terhadap virus tersebut dikarenakan perawatan pencegahan yang tersedia. Aktivitas dan kesaksian dia dalam meningkatkan kesadaran telah melewati batasan negaranya dan dia telah berpartisipasi sebagai seorang pembicara dan sebagai seorang saksi di berbagai even-even internasional.

Tahun 2009, selama pertemuan negara-negara G8 yang diselenggarakan di Roma, dia mengambil bagian dalam debat mengenai Afrika, AIDS, dan status perempuan. 




 JUGA MEMBACA
• BERITA
7 Juli 2014
BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
1 Desember 2013

DREAM, Sebuah aliansi kehidupan pada hari AIDS dunia

IT | EN | ES | DE | FR | PT | RU | ID
1 Juli 2013

Pacem Kawonga, "Golden Dove untuk perdamaian"

IT | EN | ES | DE | ID
13 Juli 2017
LILONGWE, MALAWI

Mari mengisi kesenjangan dengan orang miskin Sant'Egidio di Lilongwe memperbarui komitmen bagi orang miskin di Malawi

IT | EN | ES | DE | NL | ID
21 Januari 2015
BLANTYRE, MALAWI

Banjir di bagian selatan Negara Malawi: Darurat Pangan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
berita semua
• PRINT
15 Juni 2013
L'Unità

Io e mia figlia liberate dall`Aids

11 November 2016
Radio Vaticana

Aids in Africa: premiato progetto Dream di Sant'Egidio

10 November 2016
Vatican Insider

Aids, il Premio “Antonio Feltrinelli” dell’Accademia dei Lincei al programma DREAM di S.Egidio

18 Juli 2016
OnuItalia

Il centro DREAM di Blantyre (Malawi) dedicato al responsabile Elard. A Durban Ban apre AIDS2016

1 Desember 2015
Famiglia Cristiana

La “resurrezione” di Jane

22 Oktober 2015
La Voce del Popolo

Bambini e Aids il sogno di Kawonga

semua rilis pers
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

''Entente de Sant'Egidio'': Political Agreement for Peace in the Central African Republic

Declaration of the African Union on the Republican Pact"

semua dokumen

FOTO

292 kunjungan

292 kunjungan

292 kunjungan

261 kunjungan

359 kunjungan
semua media terkait
LEBIH