Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
4 September 2013 | ROMA, ITALIA

Seruan Sant'Egidio kepada para pemimpin G20

hentikan perang, buka kembali negosiasi

 
versi cetak

Satu seruan penting untuk "menghentikan perang di Suriah dan membuka kembali negosiasi" diserukan kepada para pemimpin G20 yang akan berkumpul pada tanggal 5 September di St. Petersburg oleh Prof. Andrea Riccardi, pendiri Komunitas Sant'Egidio. Dalam pesan yang disampaikan kepada para duta besar pemerintah-pemerintah yang merasa prihatin di Roma, mengingatkan akan angka-angka dramatis dalam konflik yang sedang berlangsung: lebih dari seratus ribu orang tewas, empat juta orang terusir dari tempat asalnya, dan dua juta pengungsi di Libanon, satu negara yang nampaknya akan sangat memerlukan bantuan kemanusiaan segera "Perang di Suriah - kata seruan tersebut- meminta komunitas internasional" dan "mewakili satu krisis politik dan kemanusiaan yang mengancam stabilitas seluruh Timur tengah."

"Atas nama Komunitas Sant'Egidio - Andrea Riccardi meneruskan - memiliki pengalaman panjang dialog dan komitmen berkarya bagi damai, kami yakin perlunya diambil tindakan tegas untuk menarik semua pemain untuk mencapai solusi yang dinegosiasikan. Hal ini "tidak mengungkapkan kelemahan, tetapi keberanian politik." Dengan pemahaman bahwa tidak ada solusi militer dalam krisis Suriah, komunitas internasional harus bertindak untuk memaksakan gencatan senjata segera yang "akan membawa para pihak untuk saling berbicara, baik Suriah maupun sekutu-sekutu masing-masing."

Seruan tersebut diakhiri dengan ajakan untuk menempatkan isu tersebut dalam agenda G20 "sebelum semuanya tersapu dalam satu krisis yang lebih buruk."

 

Document Appeal (ENG)


 JUGA MEMBACA
• BERITA
14 Juli 2017
MAPUTO, MOZAMBIK

Tantangan dalam mengkomunikasikan Injil bagi masyarakat berkembang: Andrea Riccardi mengunjungi Komunitas di Mozambik

IT | EN | ES | DE | FR | PT | NL | ID
16 Juli 2010

Addis Abeba (Etiopia): Perwakilan dari uni Afrika dan Komunitas Sant'Egidio menandatangani "Memorandum persetujuan bersama"

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID
11 Juni 2010

Menciptakan perdamaian : Pekerjaan Komunitas untuk masa transisi yang damai di Guinea terus berlangsung. Kunjungan Presiden dewan transisi nasional, Lady Rabiatou Serah Diallo.

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
28 Mei 2010

Membuat perdamaian : Damai dan rekonsiliasi di Guinea. Penandatanganan Deklarasi Sant’Egidio dan perjanjian politik bersama

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
3 Maret 2010

Di Uganda, pencatatan kelahiran adalah tanda sebuah masa perdamaian bagi generasi baru.

IT | EN | ES | DE | FR | CA | ID
1 Januari 2010

Roma: Pada akhir Angelus, Paus Benedictus XVI menyalami para peserta pawai "Damai di seluruh bumi", yang diprakarsai oleh Komunitas Sant'Egidio di Roma dan di seluruh dunia

IT | DE | FR | PT | NL | ID
berita semua
• PRINT
10 Juli 2017
Formiche.net

Cosa penso di Libia, migranti, ong e ius soli. Parla Riccardi (Sant’Egidio)

22 Agustus 2017
Corriere della Sera

Per il Papa l’integrazione è il processo chiave

17 Agustus 2017
Famiglia Cristiana

Andrea Riccardi. Centrafrica: la gente soffre, facciamo presto

10 Agustus 2017
Famiglia Cristiana

L'ultimo regalo di padre Jacques: ricordarci che l'estate è un tempo in cui sentire l'invito di Dio a prendersi cura del mondo

3 Agustus 2017
Famiglia Cristiana

Andrea Riccardi: In Libia l'Italia si gioca il futuro

2 Agustus 2017
Città Nuova

Corridoi umanitari, possibile soluzione?

semua rilis pers
• ACARA
23 Agustus 2017 | FONDI, ITALIA

L'Europa alla prova del futuro - Colloquio con Andrea Riccardi, Mario Giro, Antonio Tajani

10 Agustus 2017 | LEUCA, ITALIA

A Santa Maria di Leuca per costruire un ponte nel Mediterraneo

Semua pertemuan doa untuk damai
• DOKUMEN

''Entente de Sant'Egidio'': Political Agreement for Peace in the Central African Republic

Libya: The humanitarian agreement for the region of Fezzan, signed at Sant'Egidio on June 16th 2016 (Arabic text)

semua dokumen