change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
6 Desember 2013

Sant’Egidio: Mandela telah membantu dunia menjadi lebih baik

Bapa bagi Afrika, teladan umat manusia

 
versi cetak
Nelson Mandela meninggal pada usia 95 tahun. Seluruh Afrika berdukacita kehilangan seorang bapa. Disemua tempat, di Afrika dan diseluruh dunia, komunitas Sant’Egidio akan berkumpul berdoa untuk mengenang Nelson Mandela dan untuk perdamaian dunia; momen doa dan peringatan direncanakan diadakan di kota- kota besar di Afrika Selatan.
 
Nelson Mandela menjadi milik sejumlah kecil umat manusia yang membantu dunia menjadi lebih baik bilamana dunia dihidupi oleh rasa kebaikan. Madiba, seperti juga Mahatma Gandhi dan Yohanes XXIII tunjukkan selama hidup mereka, bahwa kata- kata seperti; keadilan, kebebasan, pengampunan, persamaan, rekonsiliasi dan damai bukanlah sekedar mimpi yang tampak naïf. Kita berkabung atas meninggalnya bapa Afrika.
 
Kita ingat 27 tahun masa penahanannya, yakni saat ia memperjuangkan saksi mata atas korban politik apartheid, lalu menunjukkan pada semua orang jalan perjuangan politik tanpa kekerasan.
 
Komunitas Sant’Egidio juga terkenang saat bekerja disisinya untuk proses damai di Burundi tahun 2003. Mandela berbicara dalam bahasa Inggris di hadapan sebuah Negara yang terbagi- bagi antara tutur bahasa Hutu, Tutsi dan Perancis, namun kata- katanya adalah kata dari seorang “bapa” sehingga semua warga Burundi merasa kata- kata tersebut ditujukan untuk mereka, sungguh nyata karena kata- kata tersebut telah dialami sebelum dilontarkan. Terkadang anak- anak akan berdebat kembali ketika “bapa” memilih sisi kiri karena bagian- bagian ini cukup mendalam. Namun tanpa Mandela, bahkan perdamaian di Burundi hanyalah akan menjadi kemustahilan. Kita merasakan ada suatu tanggung jawab tambahan, meneruskan mimpi damai, pengampunan dan rekonsiliasi yang Nelson Mandela telah perlihatkan.
 

 JUGA MEMBACA
• BERITA
11 Desember 2013
ROMA, ITALIA

Nelson Mandela dalam kenangan, Manusia damai dan rekonsiliasi

IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
16 Agustus 2010

Akta Kelahiran untuk anak-anak dari Sekolah Damai dan anak-anak lainnya di Indonesia

IT | ES | DE | CA | NL | ID
16 Juli 2010

Addis Abeba (Etiopia): Perwakilan dari uni Afrika dan Komunitas Sant'Egidio menandatangani "Memorandum persetujuan bersama"

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID
30 Juni 2010

Ouagadougou (Burkina Faso): Pelatihan Program BRAVO bagi Pejabat Catatan Sipil

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
29 Juni 2010

Ouagadougou (Burkina Faso) : "Bantu saya untuk tetap ada". Konferensi Internasional mengenai keadaan kaum sipil di Afrika. Masalah tentang Burkina Faso.

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
berita semua
• PRINT
3 April 2014
Famiglia Cristiana

Africa: La lezione del Ruanda a 20 anni dall'eccidio

1 Mei 2012
Corriere della Sera

Intervista al ministro Andrea Riccardi: «I cristiani perseguitati perché simbolo di pluralismo»

29 September 2011
Main.de

Würzburg-Hilfe kommt in Kenia an

26 November 2010
Noticias

Ampliado esforço para registar mais crianças

26 November 2010
Savana

Benvinda Levi deplora duplos registos:

11 Juli 2016
La Croix

Les projets de Sant’Egidio pour l’Afrique: entretien avec Marco Impagliazzo

semua rilis pers
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

pergi ke tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

''Entente de Sant'Egidio'': Political Agreement for Peace in the Central African Republic

Declaration of the African Union on the Republican Pact"

semua dokumen

FOTO

1364 kunjungan

1462 kunjungan

1662 kunjungan

1492 kunjungan

1498 kunjungan
semua media terkait