change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
7 Juli 2014 | BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi

Kaum muda, para lansia, para penderita AIDS: suatu jaringan solidaritas lintas negara yang berperan dalam perkembangannya

 
versi cetak

Pada 6 Juli 1964 ketika masih bernama Nyasaland, yang kemudian menjadi Negara jajahan Inggris, kini menjadi Negara yang merdeka dan mengambil nama Malawi. Selama 30 tahun, sejak hari kemerdekaan, Malawi telah mengalami jalan panjang dan berliku dalam pendekatan menuju demokrasi, yang berpuncak pada tahun 1994 saat pemilihan umum yang pertama, dimana beberapa partai politik berpartisipasi untuk pertama sekali. Kunjungan pendiri Komunitas Sant’Egidio Andrea Riccardi, bertepatan dengan peringatan hari kemerdekaan yang kelima puluh, menjadi kesempatan untuk merefleksikan masa depan Negara Afrika yang kecil ini, yang dimulai dari peristiwa sejarah paling penting dalam sejarah Negara ini.

Komunitas telah hadir di Malawi sejak tahun 1999. Selama lima belas tahun ini, komunitas telah tersebar di banyak tempat di desa dan kota serta kini telah menjadi suatu jaringan solidaritas dan dukungan mencakup lebih dari sepuluh ribu anggota.

Di Malawi, orang muda yang belum berumur 25 tahun kini menjadi populasi mayoritas. Sebaliknya, ketersediaan sekolah masih sangat rendah dan belum memadai. Prospek untuk belajar dan bekerja menjadi yang terendah di Afrika. Dalam konteks ini, gerakan Pemuda Damai Komunitas Sant’Egidio, yang telah diadakan beberapa tahun lalu, menjadi suatu usulan dan pandangan masa depan bagi banyak orang muda Malawi. Gerakan tersebut, yang kini telah mencapai lebih dari 3.000 siswa sekolah menengah, merayakan kongres nasional pertama pada bulan April kemarin.

Ada banyak tanda harapan yang membantu dengan penuh keyakinan bagi masa depan Negara ini:Program DREAM dengan 18.000 pasien AIDS yang saat ini tengah menjalani pengobatan, persahabatan dengan banyak para lansia yang telah semakin menyebar luas, bahkan mencapai banyak desa yang paling terisolasi.

Di Blantyre, Andrea Riccardi menemui delegasi 150 komunitas di Negara tersebut serta berpartisipasi dalam liturgi syukur atas lima puluh tahun perdamaian di Malawi, yakni hari kemerdekaan, yang Komunitas Sant’Egidio rayakan pada 6 Juli lalu. Momen tersebut juga menjadi kesempatan untuk mengunjungi tempat dimana rumah komunitas Blantyre akan segera dibangun. Dalam lima puluh tahun kemerdekaan Malawi, perjalanan lima belas tahun Komunitas Sant’Egidio merupakan tanda penting dan signifikan dalam sejarah Negara yang dahulunya merupakan koloni Inggris.


 JUGA MEMBACA
• BERITA
22 Desember 2017
ROMA, ITALIA

Andrea Riccardi diterima oleh Paus Fransiskus di pada audiens: koridor kemanusiaan dan perdamaian menjadi tema percakapan

IT | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
23 Oktober 2017
BEIRA, MOZAMBIK

Memberi Makan Para Lansia di Mozambik: Membagikan bahan makanan kepada para lansia di Mozambik

IT | ES | DE | FR | PT | RU | ID
9 Oktober 2017
ROMA, ITALIA

Dialog antar agama dan komitmen untuk pengungsi dalam pembicaraan dengan Menteri Luar Negeri Indonesia di Sant'Egidio

IT | EN | NL | ID
9 Oktober 2017
ROMA, ITALIA

Presiden Jerman Steinmeier mengunjungi Komunitas Sant’Egidio: “jadikan dunia tempat yang damai”

IT | EN | DE | ID
4 Oktober 2017

25 Tahun Perdamaian di Mozambik: Sejarah satu Negara Keluar dari Perang dan Kemiskinan

IT | EN | ES | DE | PT | ID
7 September 2017

VIDEO: Perjuangan Pemuda Damai untuk membawa sukacita ke pinggiran bagi yang anak-anak dan lansia

EN | ID
semua berita
• RELEASE
11 Februari 2019
Vatican Insider

Riccardi: tra Italia e Vaticano c’è freddezza ma non rottura

13 Maret 2018
RP ONLINE

Flucht, Abi, Studium

24 Februari 2018
Avvenire

A spasso per Milano aiutando l'Africa

22 Februari 2018
Famiglia Cristiana

La preghiera sia un urlo contro le guerre

22 Februari 2018
Br-Online

Interview mit Sant'Egidio Mitgründer Andrea Riccardi

21 Februari 2018
Vatican Insider

Sant’Egidio si unisce alla Giornata di digiuno per Congo e Sud Sudan indetta dal Papa

keseluruhan tinjauan pers
• ACARA
27 Januari 2018 | NAPOLI, ITALIA

Naples without violence. La solidarietà cambia il mondo

SEMUA PERTEMUAN DOA UNTUK DAMAI
• ADA HUKUMAN MATI
31 Oktober 2014

Inaugurata a Bukavu la campagna "Città per la vita"

12 Oktober 2014
All Africa

Africa: How the Death Penalty Is Slowly Weakening Its Grip On Africa

20 September 2014
AFP

In Ciad rischio criminalizzazione gay, ma abolizione pena morte

20 September 2014

Ciad: il nuovo codice penale prevede l'abolizione della pena di morte

tidak ada hukuman mati
• DOKUMEN

''Entente de Sant'Egidio'': Political Agreement for Peace in the Central African Republic

semua dokumen