Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

change language
anda berada di: home - komunitas - persahab...g miskin newsletterlink

Support the Community

  

Persahabatan dengan Orang Miskin


 
versi cetak

Persahabatan dengan orang-orang miskin

"Kerja" ketiga yang khas dan merupakan komitmen yang mendasar sejak dari awal berdirinya Komunitas Sant'Egidio adalah pelayanan kepada orang-orang miskin dan hidup sebagai sahabat mereka. Kelompok anak muda yang dimulai oleh Andrea pada tahun 1968 mulai berkumpul untuk mendengarkan Sabda Tuhan. Dari pembacaan Injil mereka mengerti bahwa tak bisa melaksanakan Injil dalam kehidupan bila jauh dari orang miskin. Orang miskin merupakan sahabat dan Injil merupakan Kabar Gembira yang harus diwartakan kepada mereka yang menderita ini.Inilah sejarah pelayanan Komunitas yang pertama, ketika saat itu kelompok anak muda ini belum bernama Komunitas Sant'Egidio. Nama pelayanan tersebut adalah 'sekolah rakyat' karena sekolah ini tidak hanya diikuti oleh anak sekolah tapi juga oleh anak yang tidak bersekolah. Selain itu sekolah ini juga merupakan awal persahabatan antara orang kaya dan miskin. 'Sekolah rakyat' dilakukan di daerah-daerah kumuh, pinggiran kota Roma (seperti di "Cinodromo" di sepanjang Tiber). Sejak saat itu 'sekolah rakyat' berkembang di Roma dan di kota-kota lain di mana Komunitas berada, juga di tempat-tempat yang berada dalam situasi paling sulit.

Berdasarkan apa yang tertulis dalam Injil Matius bab 25, persahabatan ini meluas kepada orang-orang miskin lain: kepada orang-orang yang miskin secara fisik dan mental, orang-orang yang tidak punya rumah, imigran asing, orang-orang yang sakit; dan pada situasi yang berbeda: di penjara, di rumah jompo, di tenda orang gipsi dan di tenda pengungsi.

Tahun-tahun belakangan ini sensitivitas terhadap 'kemiskinan baru' berkembang, khususnya di negara-negara Eropa, sebagai contoh: orang-orang tua yang tinggal sendiri walaupun mereka cukup berada. Komunitas Sant'Egidio menganggap mereka sebagai saudara tanpa terkecuali. Mereka merupakan bagian dari keluarga komunitas. Dimana ada Komunitas Sant'Egidio, dari Roma sampai El Salvador, dari Kamerun sampai Belgia, dari Ukraina sampai Indonesia, persahabatan dan kedekatan dengan orang-orang miskin selalu merupakan pusat komunitas. Tidak ada satu Komunitas pun, walau Komunitas yang paling muda, yang kecil dan lemah yang tidak dapat membantu orang miskin. Persembahan janda miskinlah yang memiliki arti yang besar bagi Tuhan (Markus 12: 41).


BERITA TERKAIT
4 Juli 2011

Jakarta (Indonesia) – Jumlah banyak - Lebih dari 700 orang - berkumpul untuk merayakan Pesta Negeri Pelangi dengan tema: “Aku Cinta Damai”

IT | DE | FR | NL | ID
6 Desember 2011

Pada hari natal hadiahkan sebuah adopsi jarak jauh

IT | EN | ES | DE | FR | ID
31 Oktober 2011

Bogor (Indonesia) – “Mengenal diri ” A congress of the teenagers grown up with the program of long distance adoption

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID
semua berita terkait

ASOSIASI PRESS
20 Juni 2017
Sonntagsblatt
Gemeinschaft genießen
20 Juni 2017
SIR
Giornata mondiale rifugiato: Comunità di Sant’Egidio, “priorità” è “salvare vite umane”. Giovedì veglia di preghiera a Roma “Morire di speranza”
14 Juni 2017
La Vanguardia
La soledad mata a más ancianos que el calor
14 Juni 2017
SIR
Giornalismo: p. Ripamonti (Centro Astalli), serve “narrazione veritiera” del fenomeno migratorio
14 Juni 2017
Corriere della Sera On Line
Futuro e istruzione, chi l’ha detto che ai rom non piace la scuola?
semua pers terkait