Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

change language
anda berada di: home - persahab...g miskin - sahabat-...di jalan newsletterlink

Support the Community

  

Sahabat-sahabat di Jalan


 
versi cetak

Di semua kota besar ada banyak orang yang karena berbagai alasan terpaksa harus hidup tinggal dijalanan.

Anggota Komunitas Sant'Egidio, mengikuti contoh seperti Orang Samaria yang Baik Hati, perumpamaan yang ada di dalam Injil, berhenti dan berusaha melindungi orang-orang miskin yang tinggal di dalam situasi yang sulit; di stasiun kereta api, di bawah jembatan dan di sudut-sudut jalan.

Komitmen komunitas bagi dunia ini telah dimulai di Roma pada akhir tahun 70-an, ketika jumlah orang miskin di jalan-jalan di kota mulai berkembang pesat sehingga telah menjadi masalah baru. Hal ini telah berlanjut di berbagai kota di seluruh dunia.

Beberapa kejadian intoleransi dan kekerasan terhadap orang-orang ini yang telah menyadarkan kita atas situasi yang terabaikan dan bahaya dalam kehidupan orang-orang miskin ini. Secara khusus kita tersentuh dengan cerita Modesta, seorang lansia dan tuna wisma yang kita bertemu di Stasiun Termini di Roma, Modesta meninggal karena tidak mendapat pertolongan karena dia kotor dan ambulans tidak mau membawa dia.

pertemuan pertama dengan dunia orang miskin ini, membangkitkan dan menumbuhkan sebuah jaringan persahabatan dan bantuan dan memberikan ruang bagi inisiatif tetap untuk solidaritas.

Tuna Wisma

sebuah dunia yang kompleks, tidak seragam, terdiri dari orang-orang dari berbagai umur, , dan dengan situasi yang sangat berbeda.
hidup di jalan, sangat berbeda dengan apa yang dipikirkan, hampir bukan sebuah pilihan.

Persahabatan bagi orang yang hidup di jalan

Una presenza vicina e amichevole, per restituire ad ognuno la dignità di persona con i gesti semplici del rispetto e dell'amicizia.
Mengenang Modesta
Setiap tahun Komunitas Sant'Egidio merayakan liturgi untuk mengenang Modesta dan semua orang yang meninggal di jalan.
Makan siang Natal

Sejak 1982 Komunitas, yang merupakan keluarga bagi semua dan terutama bagi orang miskin, di banyak tempat dirayakan Natal bersama mereka yang tidak memiliki siapapun.

Makan malam keliling
Mereka yang hidup di jalanan memiliki banyak kebutuhan: pertama dan terpenting adalah perlu untuk melindungi diri dari rasa dingin dan lapar. Dengan membantu hidup pada malam hari bagi mereka yang tinggal dijalan, maka kita dapat membantu mencegah mereka meninggal dalam kesulitan dan kekerasan ini.

 

Rumah untuk menginap
Sebuah jawaban untuk sebuah kehangangan keluarga. Di sini semua orang telah menemukan kehangatan dan stabilitas keluarga.
Sebuah kantin
Menyediakan makanan untuk yang lapar adalah nilai yang sudah ada sejak lama, yang telah menyebar ke budaya lain, karena memiliki hubungan langsung dengan nilai kehidupan. Yang adalah berarti tidak dapat ditunda sampai besok pernah pergi sampai besok yang merupakan kebutuhan vital dan tidak dapat menunggu.
Pusat penerimaan
Di pusat penerimaan Komunitas diselenggarakan serangkaian inisiatif:
Informasi dan saran, distribusi makanan dan pakaian, klinik medis, shower, salon dan laundry, perpustakaan, alamat dan tempat tinggal.
Panduan "Dimana untuk makan..."
diberi gelar "petunjuk Michelin-nya orang-orang miskin" karena mempersembahkan sebuah strumen yang tidak dapat diabaikan untuk bertahan hidup bagi yang terpaksa, untuk hidup lebih bijaksana.
Nomor Telepon Komunitas


 JUGA MEMBACA
• BERITA
16 Februari 2017
INDONESIA

ADA YANG MENYEBUT MEREKA “MANUSIA GEROBAK”, TETAPI BAGI KAMI, MEREKA ADALAH SAHABAT.

IT | ES | DE | PT | ID | HU
5 Oktober 2016

5 Oktober, Hari Guru Sedunia: Semua ke Sekolah…..Damai!

IT | EN | ES | DE | PT | RU | ID | HU
16 Juni 2015

Keadaan darurat yang berubah menjadi sambutan. Curahan solidaritas bagi para pengungsi di Italia. Tindakan Sant'Egidio berlipat ganda

IT | EN | FR | ID
4 Juli 2011

Jakarta (Indonesia) – Jumlah banyak - Lebih dari 700 orang - berkumpul untuk merayakan Pesta Negeri Pelangi dengan tema: “Aku Cinta Damai”

IT | DE | FR | NL | ID
20 Agustus 2010

Dari Haiti ke Roma : kehidupan baru 2 orang lansia, yang merupakan korban dari gempa, mereka diterima di rumah lansia Komunitas di Roma

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID
27 Juli 2010

Konferensi Jakarta (Indonesia): "Bahagia Bersama Orang Lansia"

IT | EN | DE | PT | NL | ID
berita semua
• PRINT
23 Februari 2017
Main-Post

Abschiebung in die Ungewissheit

21 Februari 2017
Famiglia Cristiana

Se sei disabile non puoi diventare italiana: la storia di Cristina

13 Februari 2017
Roma sette

Migrantes e Sant’Egidio: delusione per interventi su migranti

11 Februari 2017
Internazionale

Chi ha voglia di ascoltare le storie di chi vive per strada?

10 Februari 2017
FarodiRoma

Sant’Egidio ricorda Modesta Valenti, “caduta per l’inaccoglienza”

6 Februari 2017
Avvenire

Roma. Sant'Egidio: una candela in ricordo dei senzatetto morti

semua rilis pers
• ACARA
26 Februari 2017 | NAPLES, ITALIA

Liturgia in memoria di Elisa e di quanti sono morti per strada a Napoli

25 Februari 2017 | ROMA, ITALIA

Corso di formazione del programma "Viva gli Anziani!" una città per gli anziani è una città per tutti

19 Februari 2017 | BOLOGNA, ITALIA

Liturgia in memoria di Tancredi e dei poveri della strada

Semua pertemuan doa untuk damai
• DOKUMEN

Appello al Parlamento ungherese sui profughi e i minori richiedenti asilo

La guida "Dove mangiare, dormire, lavarsi a Napoli e in Campania" 2016

La Comunità di Sant'Egidio e i poveri in Liguria - report 2015

Corso di Alta Formazione professionale per Mediatori europei per l’intercultura e la coesione sociale

Sintesi, Rapporti, Numeri e dati sulle persone senza dimora a Roma nel 2015

semua dokumen
• BUKU-BUKU

La fuerza de los años





Ediciones Sígueme
semua buku