change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
25 Oktober 2013 | ITALIA

"Posisi Eropa untuk urusan imigrasi sudah tepat, tetapi pemerintah harus ikut campur saat ini"

Pernyataan Presiden Komunitas Sant'Egidio Marco Impagliazzo. Pusat penerimaan di Lampedusa kembali runtuh.

 
versi cetak

"Posisi Eropa untuk urusan imigrasi sudah tepat, tetapi setiap orang harus melakukan bagiannya masing-masing. Mulai dari Italia, harus menyembuhkan luka yang terbuka di Lampedusa." Begitulah ujar Presiden Komunitas Sant'Egidio, Marco Impagliazzo, sebagai kesimpulan atas pertemuan Dewan Eropa di Brusel "yang telah memutuskan untuk memecahkan isu imigrasi dengan memasukkannya dalam agenda Eropa prinsip-prinsip solidaritas dan berbagi tanggung jawab dengan negara-negara yang terpapar, berubah, manakala dibutuhkan, legislasi dalam hal suaka. "Beberapa harapan doa Vigili telah dihormati - ujar Marco Impagliazzo - dan komitmen tersebut layak untuk diberikan apresiasi sehingga tragedi-tragedi seperti itu yang telah membuat kedukaan bagi Mediterania di awal Oktober tidak terulang. Tetapi saat ini penting untuk bekerja menjaga janji-janji tersebut tanpa menanti kadaluarsa politik, seperti pemilihan umum Eropa pada musim semi yang akan datang, yang mungkin akan menyebabkan penundaan lebih jauh yang tidak bisa diterima.

"Hanya pada malam antara Kamis dan Jumat - ujar Presiden Komunitas Sant'Egidio- lebih dari 700 orang dibantu di laut dan mendarat di Lampedusa sementara 28 Kepala Negara dan pemerintahan bersiap untuk mengambil keputusan di Brusel. Hal ini berarti waktu menjadi kendala. Jika prinsip solidaritas antara Negara dan pembagian tanggung jawab yang adil merupakan penerimaan yang penting, hal tersebut juga benar bahwa negara-negara yang menjadi tujuan pertama dengan segera harus melakukan tindakan. Pusat penerimaan di Lampedusa sekali lagi runtuh dan sungguh tidak terpikirkan bahwa para tamu akan ditangani dalam keadaan seperti saat ini. Pemerintah harus bertindak dengan segera.


 JUGA MEMBACA
• BERITA
31 Mei 2010

Roma: "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan". Sebuah pesta antar-etnis penutupan tahun kedua proyek pendidikan anak-anak di Roma

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
18 Mei 2010

"Napoli, kota bagi semua orang, Napoli kota bagi dunia": sebuah barisan untuk mengatakan Tidak bagi Rasisme

IT | EN | ES | DE | PT | CA | NL | ID
27 Juli 2009

Libur musim panas bersama anak-anak gypsi di Republik Ceko: sebuah respon terhadap kekerasan antigitana

IT | DE | FR | PT | ID
27 Juli 2009

Würzburg (Jerman): Sekolah bahasa Jerman bagi para imigran dan orang asing, Louis Massignon, menutup tahun ajaran dengan pembagian sertfikat

IT | DE | FR | PT | ID
13 Juli 2009

Ostia (Roma): 400 layang-layang Afganistan menghiasi langit Ostia, lambang penolakan terhadap sikap tidak bertoleransi, menyatukan manusia dan budaya

IT | EN | ES | FR | PT | NL | ID
2 Juli 2009

Roma: “Kami menyayangimu”: para lansia di Rumah Jompo di Via Fonteiana menjadi pemeran dalam memberi pesan menentang intoleransi, untuk sebuah daerah pinggiran yang bersahabat dan solid

IT | EN | DE | FR | PT | NL | ID
berita semua
• PRINT
22 Februari 2015
Redattore Sociale

Da profughi a volontari: immigrati assistono anziani, bambini e clochard

20 Oktober 2017
OnuItalia

Migrazioni: Europarlamento, per Sant’Egidio positiva la riforma di Dublino

19 Oktober 2017
Famiglia Cristiana

Andrea Riccardi: La fede dei popoli è il futuro di tutti

22 Agustus 2017
Corriere della Sera

Per il Papa l’integrazione è il processo chiave

11 Agustus 2017
Vatican Insider

Migranti, Sant’Egidio: in corso a Catania “Tre Giorni senza Frontiere”

22 Januari 2017
Avvenire - Ed. Lazio Sette

«L'integrazione, interesse di tutti»

semua rilis pers
• ACARA
19 November 2017 | NAPLES, ITALIA

Consegna dei diplomi della Scuola di Italiano di Sant'Egidio a Napoli

Semua pertemuan doa untuk damai
• DOKUMEN
Comunità di Sant'Egidio

Cinque proposte sull’immigrazione

Appello al Parlamento ungherese sui profughi e i minori richiedenti asilo

Non muri ma ponti: il messaggio di Andrea Riccardi al 4° congresso di 'Insieme per l'Europa'

Marco Impagliazzo: Il sogno di un'Europa che promuova la società del vivere insieme e la pace

Walter Kasper

Laudatio per il prof. Andrea Riccardi in occasione del conferimento del Premio Umanesimo 2016 a Berlino

semua dokumen

FOTO

237 kunjungan

208 kunjungan

204 kunjungan

122 kunjungan

132 kunjungan
semua media terkait