Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

change language
anda berada di: home - persahab...g miskin - immigrati e rom - para imi...an gipsy - roma: "h... di roma newsletterlink

Support the Community

  

Roma: "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan". Sebuah pesta antar-etnis penutupan tahun kedua proyek pendidikan anak-anak di Roma


 
versi cetak

Roma: "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan". Sebuah pesta antar-etnis penutupan tahun kedua proyek pendidikan anak-anak di Roma
31 Mei 2010

Akhir tahun ajaran adalah waktu untuk penilaian, juga untuk proyek "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan" yang diselenggarakan oleh Komunitas Sant'Egidio dengan dukungan dari Departemen Tenaga Kerja dan Sosial Politik, bahwa hari ini merupakan penutupan tahun kedua.

Hasil penilaian pada umumnya sangat positif. Selama dua tahun kegiatan proyek telah benar-benar mencapai tujuannya: pencegahan dan memberantasi upaya bolos dari sekolah, mempromosikan secara penuh keterlibatan dari murid Roma dengan kegiatan sekolah, pencegahan intoleransi, dan pendidikan untuk hidup bersama.

Data secara jelas menunjukkan bahwa:
kehadiran anak-anak Roma, di sekolah-sekolah yang terlibat, meningkat 21,3%: dari 51,1% menjadi 72,41% ;
anak-anak Roma secara aktif hadir dengan banyak siswa lain di laboratorium sore yang didesain untuk mendukung pertemuan dan belajar;
kursus pengajaran tambahan yang didukung juga oleh para guru untuk meningkatkan kinerja skolastik, mereka melihat kehadiran yang baik dan telah terbukti sukses.

Hal ini ditunjukkan juga lewat pesta yang diadakan pada 29 Mei di Largo Agosta, daerah Centocelle, di mana berkumpul orang-orang Italia dan orang asing dan anak-anak Roma beserta keluarga.
"Hidup bersama adalah mungkin": judul dari pesta tersebut, yang ditulis pada spanduk berwarna, telah menjadi kenyataan bahwa mulai sekolah, telah menyebar ke seluruh lapisan masyarakat.

Banyak artis dan kelompok seniman yang hadir dalam kesempatan ini: paduan suara anak-anak multietnis "Se ... sta voce", "Ensemble pour la Paix" pemenang kontes Eropa "Musik Melawan Kemiskinan 2009", penyanyi dan penari dari Akademi Musik Filipina, Roma Orchestra, beberapa gadis dari kamp Giordani Via dei yang mempersembahkan tarian tradisional Roma.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

BERITA TERKAIT
27 Juli 2009

Libur musim panas bersama anak-anak gypsi di Republik Ceko: sebuah respon terhadap kekerasan antigitana

IT | DE | FR | PT | ID
21 Maret 2009

Hari International Menentang Rasisme: di Roma, sebuah pesta "Menyambut Musim Semi" untuk mengatakan tidak pada rasisme anti-gitanisme.

IT | EN | DE | ID
18 Mei 2010

"Napoli, kota bagi semua orang, Napoli kota bagi dunia": sebuah barisan untuk mengatakan Tidak bagi Rasisme

IT | EN | ES | DE | PT | CA | NL | ID
27 Juli 2009

Würzburg (Jerman): Sekolah bahasa Jerman bagi para imigran dan orang asing, Louis Massignon, menutup tahun ajaran dengan pembagian sertfikat

IT | DE | FR | PT | ID
13 Juli 2009

Ostia (Roma): 400 layang-layang Afganistan menghiasi langit Ostia, lambang penolakan terhadap sikap tidak bertoleransi, menyatukan manusia dan budaya

IT | EN | ES | FR | PT | NL | ID
semua berita terkait

ASOSIASI PRESS
16 September 2017
Famiglia Cristiana
Immigrazione, attenti alle fake news
16 September 2017
SIR
Cortile di Francesco: Riccardi, “non dare la cittadinanza significa marginalizzare”
6 September 2017
Il Paese della Sera
#Altrimondi – L’estate dei bambini Rom fra tabelline e verbi
26 Agustus 2017
Vatican Insider
Quando Paolo VI incontrò gli zingari, “profughi sempre in cammino”
26 Agustus 2017
Corriere Fiorentino
Intervista con Andrea Riccardi. Un sacerdote ingenuo in un'Italia impaurita. Due cattolici a confronto
semua pers terkait

FOTO

1289 kunjungan

1238 kunjungan

1249 kunjungan

1248 kunjungan

1335 kunjungan
semua media terkait