Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
31 Maret 2009

PRESS RELEASE: TIDAK SEHARUS MATI HANYA KARENA HARAPAN. Komunitas Sant’Egidio mengekspresikan duka cita yang mendalam bagi para korban tragedi di Laut Mediteran

 
versi cetak

Komunitas Sant’Egidio menyampaikan bela sungkawa yang mendalam bagi para korban tragedi yang memakan banyak korban di laut Mediteran. Hidup para imigran yang terombang-ambing di lautan mengundang kesadaran setiap orang. Janganlah lagi ada yang mati hanya karena harapan. Hidup tidak boleh berjalan seperti sebuah kenyataan sederhana dari sebuah kejadian mematikan. Mereka adalah para wanita dan anak-anak dari negara-negara Asia dan Afrika dan mereka ingin lari dari situasi yang berat karena tidak adanya perlindungan. Bagi banyak orang, mereka disebut “penyelundup” dan mereka tidak mengenal kesengsaraan dan penderitaan yang mereka alami, apalagi martabat, penghargaan dan rasa kekeluargaan bagi mereka dianggap tidak ada. Banyak yang masuk ke Eropa secara ilegal karena mereka lari karena perang, dari pengejaran, dari korupsi, dari kelaparan, dari rasa haus, dari bencana dan bagi mereka tidak mungkin bisa memiliki sebuah visa untuk dapat masuk Eropa.

Kesulitan yang semakin bertambah bagi mereka untuk sampai ke Eropa membuat perjalanan mereka semakin berbahaya dan mau tak mau dilakukan karena mereka ingin lari dari keadaan yang tidak aman dan mengerikan di negara mereka. Karena itu banyak orang yang mati, dan masih akan bertambah, dalam perjalanan yang panjang dan berbahaya sepanjang padang gurun, di atas gunung-gunung dan di laut. Di laut Mediteran saja, dari tgl 1 Januari 1990 hingga tgl 16 Juni 2008, diberitakan ada sekitar 10.000 migran yang mati.

Menurut pengamatan yang dipercaya bisa jadi mereka dalam keadaan terluka dalam perjalanan sebelum naik kapal atau perahu.

Sebagai orang kristen, hati kita merasa terkoyak di hadapan orang banyak yang mati ini, terutama bagi yang masih muda, yang ingin mencari kehidupan yang lebih baik. Sebagai penduduk Italia dan Eropa, secara mendalam, kita disadarkan oleh banyak tragedi ini.

Kita memohon kepada mereka yang bertanggung jawab dalam bidang politik dan mereka yang berhati baik untuk memungkinkan adanya politik solidaritas, menerima dan menghargai mereka yang meminta ijin migrasi atau mencari perlindungan ke negara lain.

Kita berdoa semoga segera terlaksana sebuah politik yang dapat melihat masa depan dalam kerja sama untuk pembangunan, khususnya untuk Afrika, yang dapat membantu secara konkrit banyak orang muda untuk tetap berada di negara mereka dalam memberikan sumbangsih mereka untuk kemajuan mereka.

Komunitas Sant’Egidio bekerja keras untuk mempertahankan ruang untuk kemanusiaan dalam masyarakat kita agar dapat mengenal dan menyambut orang yang mencari masa depan yang lebih baik untuk kehidupannya.



 JUGA MEMBACA
• BERITA
31 Mei 2010

Roma: "Hak untuk sekolah, hak untuk masa depan". Sebuah pesta antar-etnis penutupan tahun kedua proyek pendidikan anak-anak di Roma

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
27 Juli 2009

Libur musim panas bersama anak-anak gypsi di Republik Ceko: sebuah respon terhadap kekerasan antigitana

IT | DE | FR | PT | ID
21 Maret 2009

Hari International Menentang Rasisme: di Roma, sebuah pesta "Menyambut Musim Semi" untuk mengatakan tidak pada rasisme anti-gitanisme.

IT | EN | DE | ID
18 Mei 2010

"Napoli, kota bagi semua orang, Napoli kota bagi dunia": sebuah barisan untuk mengatakan Tidak bagi Rasisme

IT | EN | ES | DE | PT | CA | NL | ID
27 Juli 2009

Würzburg (Jerman): Sekolah bahasa Jerman bagi para imigran dan orang asing, Louis Massignon, menutup tahun ajaran dengan pembagian sertfikat

IT | DE | FR | PT | ID
13 Juli 2009

Ostia (Roma): 400 layang-layang Afganistan menghiasi langit Ostia, lambang penolakan terhadap sikap tidak bertoleransi, menyatukan manusia dan budaya

IT | EN | ES | FR | PT | NL | ID
berita semua
• PRINT
11 Mei 2017
Avvenire

Traccia bruciante

11 Mei 2017
Il Messaggero Veneto

Rogo camper. Obiettivo integrazione: il rimedio mai adottato

7 April 2017
Vatican Insider

Giornata dei Rom, Sant’Egidio: “Antigitanismo ancora diffuso contro un popolo di bambini”

22 Januari 2017
Avvenire - Ed. Lazio Sette

«L'integrazione, interesse di tutti»

4 Februari 2016
Avvenire

Immigrazione, agenzia europea sul modello Usa

16 Januari 2016
ASCA

Sant'Egidio: riscoprire il valore dell'immigrazione

semua rilis pers
• ACARA
19 Oktober 2017 | GENOA, ITALIA

Un prete nel mirino dei narcos. Incontro con Alejandro Solalinde, difensore dei diritti dei migranti in Messico

Semua pertemuan doa untuk damai
• DOKUMEN
Comunità di Sant'Egidio

Cinque proposte sull’immigrazione

Appello al Parlamento ungherese sui profughi e i minori richiedenti asilo

Corso di Alta Formazione professionale per Mediatori europei per l’intercultura e la coesione sociale

Omelia di S.E. Card. Antonio Maria Vegliò alla preghiera "Morire di Speranza". Lampedusa 3 ottobre 2014

Omelia di S.E. Card. Vegliò durante la preghiera "Morire di speranza"

Nomi e storie delle persone ricordate durante la preghiera "Morire di speranza". Roma 22 giugno 2014

semua dokumen

FOTO

1261 kunjungan

1347 kunjungan

1339 kunjungan

1308 kunjungan

1252 kunjungan
semua media terkait