Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

Riccardi Andrea: tekan ulasan

change language
anda berada di: home - news newsletterlink

Support the Community

  
18 Januari 2010

Haiti – Port au Prince: Komunitas Sant’Egidio memberikan bantuan darurat dan juga doa bagi para korban di kota yang telah hancur oleh gempa bumi.

 
versi cetak

Tiga hari yang lalu, delegasi dari Komunitas Sant’Egidio telah tiba di Haiti melalui Republik Dominika. Delegasi Komunitas ini membawa juga sebuah truk yang berisi bantuan darurat berupa 5,000 liter air, beberapa ton beras, gula, susu, daging kaleng, susu bayi dan sabun.

Saat tiba di Port au Prince, mereka bertemu dengan anggota kaum muda Komunitas Haiti. Terdapat berita menyedihkan yang mengatakan bahwa seorang wanita muda, anggota dari Komunitas, telah meninggal didalam reruntuhan rumahnya. Bahkan walaupun hampir semua orang telah kehilangan rumahnya, mereka tetap bekerja keras untuk menemukan orang-orang yang hilang dan juga memberikan bantuan.

Pusat dari pemberian bantuan tersebut telah ditetapkan yaitu disebuah taman di Gereja di Port au Prince. Komunitas juga bekerja sama dengan uskup, Mos. Pierre Dumas, untuk mengatur pemberian bantuan tersebut.

Bangunan Komunitas di Port au Prince juga hancur total oleh gempa bumi, sehingga kaum muda yang merupakan anggota komunitas Sant’Egidio harus mengadakan pertemuan diatas reruntuhan bangunan tersebut untuk mengadakan doa bersama, dalam menghadapi masa yang sedemikian sulit tersebut, dimana rasa sakit dan kehilangan yang dialami karena gempa telah menambah rasa putus asa yang mendorong sebagian orang untuk melakukan tindakan kekerasan.

MARI KITA MENGUNGKAPKAN SOLIDARITAS KITA BERSAMA DENGAN KORBAN GEMPA DI HAITI:

atau

transfer bank dan pos
807040
Comunità di S.Egidio-ACAP Onlus
IBAN: IT67D0760103200000000807040

 

Beberapa Gambar

La distribuzione dell'acqua potabile

Una scuola distrutta

Mons. Pierre Dumas
 

 JUGA MEMBACA
• BERITA
13 Juli 2010

Haiti: Kehidupan di sekolah Lakay Mwen, di Port au Prince, telah kembali dimulai

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
27 Januari 2010

Haiti: Berita dari Lakay Mwen, sekolah untuk anak-anak yang didukung oleh Program Adopsi Jarak Jauh dari Komunitas Sant'Egidio, yang telah menjadi tempat berlindung bagi orang-orang yang telah kehilangan rumah mereka

IT | EN | ES | FR | CA | NL | ID
20 Agustus 2010

Dari Haiti ke Roma : kehidupan baru 2 orang lansia, yang merupakan korban dari gempa, mereka diterima di rumah lansia Komunitas di Roma

IT | EN | ES | DE | FR | CA | NL | ID
10 Juni 2015
ISABEL, PILIPINA

"Pesta" di Matlang Filipina, satu tempat yang taufan telah membawa bencana: Sekolah Damai dan harapan terbuka.

IT | EN | ES | DE | FR | ID
berita semua
• PRINT
21 Mei 2017
Corriere della Sera

Ivanka vedrà il Pontefice e poi andrà a Sant'Egidio

16 November 2016
Münstersche Zeitung

"Grazie mille, Papa Francesco"

2 November 2016
Il Sole 24 ore - Sanità

Connessi al Centrafrica

31 Oktober 2016
Vatican Insider

Iraq, Sant’Egidio: servono aiuti umanitari e dialogo per superare la crisi

2 Agustus 2016
kath.ch

«Wer willkommen geheissen wird, radikalisiert sich kaum»

21 Juni 2016
Huffington Post

La riunificazione della Libia passa (anche) dal Fezzan

semua rilis pers
• DOKUMEN

Libya: The humanitarian agreement for the region of Fezzan, signed at Sant'Egidio on June 16th 2016 (Arabic text)

Munehiro Niwano

“Post-Earthquake Japan” Learning the Powerlessness of Human Beings and Myself Through the Tohoku Disaster by Munehiro Niwano

semua dokumen

FOTO

624 kunjungan

633 kunjungan

474 kunjungan

304 kunjungan

610 kunjungan
semua media terkait