Riccardi Andrea: di web

Riccardi Andrea: di jaringan sosial

change language
anda berada di: home - persahab...g miskin - yang lebih muda - bravo! - secara r...ina faso newsletterlink

Support the Community

  

Secara resmi program BRAVO! (pencatatan sipil untuk anak-anak) sudah dimulai di Burkina Faso


 
versi cetak

Secara resmi program BRAVO! (pencatatan sipil untuk anak-anak) sudah dimulai di Burkina Faso
28 april 2009

Pada 27 April, Perdana Menteri Burkina Faso, Tertius Zongo, menyatakan program BRAVO! resmi berjalan. Ini adalah program yang diprakarsai dan didukung oleh Komunitas Sant’Egidio, dalam rangka “tahun pencatatan kelahiran gratis dan universal”.


Upacara itu dihadiri oleh ketua Perwakilan Rakyat, beberapa Menteri dan pejabat-pejabat pemerintahan, seluruh kepala gubernur, para komisaris, para bupati dan petugas keamanan dari masing-masing daerah. Turut hadir pula para duta besar dan perwakilan diplomatik.
 
Dalam acara itu, perwakilan dari Komunitas Sant’Egidio, Evelina Martelli, memberikan kata sambutannya yang menggarisbawahi betapa program BRAVO! dapat menjadi perlindungan nyata bagi hidup anak-anak. Hak memiliki nama adalah satu prinsip yang tidak bisa dielakkan dan dimanapun Komunitas Sant’Egidio berada ia akan berusaha untuk memberikan garansi hukum bagi seluruh anak-anak, khususnya mereka yang lebih lemah dan membutuhkan pertolongan.

Oleh karena itu Komunitas Sant’Egidio memilih Burkina Faso untuk memberikan dukungan yang dibutuhkan untuk mewujudkan sasaran pencacatan sipil bagi 650.000 anak-anak yang baru lahir dan 1.150.000 anak-anak berusia 12 bulan. Ini merupakan program terbesar dan perdana di benua Afrika sub saharia, yang lebih berguna dan dapat didukung. Program tersebut dapat menjadi contoh bagi negara-negara di Afrika.


Intervento di Evelina Martelli, Comunità di Sant'Egidio (FR)

 

Sostieni Bravo! con una donazione

FOTO

1181 kunjungan

1258 kunjungan

1459 kunjungan

1310 kunjungan

1348 kunjungan
semua media terkait

BERITA TERKAIT
21 Januari 2015
BLANTYRE, MALAWI

Banjir di bagian selatan Negara Malawi: Darurat Pangan

IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | NL | ID
15 Juli 2014
BUJUMBURA, BURUNDI

Suatu masyarakat yang semakin menyambut anak-anak dan para lansia. Komunitas Sant’Egidio di Afrika Timur bagi perikemanusiaan baru umat Kristiani


Penutupan konferensi perwakilan komunitas Burundi, Rwanda, Tanzania, Uganda, Kenya, DRC serta kehadiran Marco Impagliazzo dan delegasi dari Roma
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
7 Juli 2014
BLANTYRE, MALAWI

Hari peringatan di Malawi: 50 tahun hari kemerdekaan dan 15 tahun bersama Komunitas Sant’Egidio. Kunjungan Andrea Riccardi


Kaum muda, para lansia, para penderita AIDS: suatu jaringan solidaritas lintas negara yang berperan dalam perkembangannya
IT | EN | ES | DE | FR | PT | CA | ID
5 Juni 2014
KAMERUN

Komunitas Sant’Egidio bersama kaum miskin di Kamerun: suatu kisah persahabatan


Bersama kaum lansia, anak- anak, para tahanan: tanda harapan di Afrika yang dapat mengubah
IT | EN | ES | DE | FR | CA | ID
17 Maret 2014
KENYA

Air kehidupan: kegembiraan bersama Komunitas Sant’Egidio atas pembukaan dua sumur bor baru


kekeringan tidak lagi sekedar berita namun telah menjadi masalah serius, dan persediaan air tetap menjadi prioritas penduduk daerah bagian barat Kenya
IT | EN | ES | DE | FR | PT | ID
8 Januari 2014
SIARAN PERS

Delegasi Komunitas Sant’Egidio di Addis Ababa untuk menangani krisis di Sudan Selatan

IT | EN | ES | FR | PT | CA | ID
semua berita terkait

ASOSIASI PRESS
1 Desember 2016
Zenit
Africa: 300mila sieropositivi curati da Sant’Egidio
11 November 2016
Radio Vaticana
Aids in Africa: premiato progetto Dream di Sant'Egidio
10 November 2016
Vatican Insider
Aids, il Premio “Antonio Feltrinelli” dell’Accademia dei Lincei al programma DREAM di S.Egidio
20 September 2016
L'Eco di Bergamo
Il grido di dolore dell'Africa: «Aiuti ma anche pari dignità»
19 September 2016
Notizie Italia News
Vivere insieme tra religioni diverse: la speranza viene dal cuore dell’Africa
semua pers terkait

Per Natale, regala il Natale! Aiutaci a preparare un vero pranzo in famiglia per i nostri amici più poveri